FOTO : Senyum di Bawah Matahari Festival Glastonbury

REUTERS, CNN Indonesia | Kamis, 27/06/2019 15:55 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Acara tahunan Festival Glastonbury kembali digelar mulai 26-30 Juni 2019, di tengah kencangnya gelombang panas yang sedang melanda.

Festival Glastonbury adalah sebuah perayaan terhadap seni yang diselenggarakan selama lima hari berturut-turut. (REUTERS/Henry Nicholls)
Festival ini makin populer dari tahun ke tahun, dihadiri oleh ribuan orang yang menginap di tenda berwarna-warni. (REUTERS/Henry Nicholls)
Sekalipun saat ini banyak tempat di dunia sedang terlanda gelombang panas, termasuk Somerset, tempat penyelenggaraan Festival Glastonbury, pengunjung tak peduli. (REUTERS/Henry Nicholls)
Seorang pria rela mengangkat sebuah kasur portabel demi kenyamanan menonton Festival Glastonbury. (REUTERS/Henry Nicholls)
Layanan cuaca nasional Inggris Met Office menyebut pada akhir minggu ini gelombang panas bisa mencapai 33 derajat celcius, sehingga bisa membahayakan. (REUTERS/Henry Nicholls)
Namun hal itu tak menghentikan calon penonton yang terus mengalir, membawa tas-tas besar di punggung dan perlengkapan kamping. (REUTERS/Henry Nicholls)
Tak hanya musik, Festival Glastonbury juga memiliki sajian berupa tarian, komedi, teater, sirkus, sampai kabaret. (REUTERS/Henry Nicholls)
Di tempat ini, semua orang bisa menjadi apapun yang mereka inginkan selama cukup kreatif mewujudkannya. (REUTERS/Henry Nicholls)
Di antara segala kegembiraan, minuman beralkohol menjadi kesukaan para penonton. (REUTERS/Henry Nicholls)
Tak sedikit yang memilih bersantai saja sembari berkumpul dan memainkan musik di atas rumput, di antara batu-batu besar di peternakan Worthy di Somerset. (REUTERS/Henry Nicholls)
Tempat tidur gantung jadi alternatif menyenangkan untuk sekadar menikmati sinar matahari, sampai tidur. (REUTERS/Henry Nicholls)