Keluarga Pramoedya Tanggapi Trailer 'Bumi Manusia'

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 04/07/2019 19:00 WIB
Keluarga Pramoedya Tanggapi Trailer 'Bumi Manusia' Pihak keluarga Pramoedya Ananta Toer yang menuliskan kisah 'Bumi Manusia' menyatakan puas melihat trailer film tersebut, Kamis (4/7). (Falcon Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia -- Trailer film Bumi Manusia telah secara resmi dirilis Kamis (4/7). Dalam video berdurasi hampir tiga menit, ditampilkan sekilas gambaran dari kisah yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya sastrawan Pramoedya Ananta Toer.

Mulai dari pertemuan tokoh Minke yang diperankan Iqbaal Ramadhan dengan Annelies (Mawar Eva de Jongh) hingga perpisahan keduanya setelah kematian Tuan Mellema. Trailer ini diselingi beberapa adegan seperti pertentangan ayah Minke, perjuangan Nyai Ontosoroh mempertahankan hak asuh putrinya, dan sebagainya.

Usai menyaksikan trailer, pihak keluarga Pram memberi tanggapan terkait film garapan sutradara Hanung Bramantyo itu. Cucu Pram, Angga Okta Rahman mengatakan bahwa trailer tersebut telah sesuai dengan harapannya.


"Buat saya pribadi sudah [memenuhi ekspektasi], karena dari konferensi pers dulu di Yogyakarta sudah banyak perbincangan juga, banyak yang menghubungi saya dan keluarga, banyak yang marah-marah atau kesal segala macam. Tapi kalau dari trailer ini, kita bisa lihat kalau dari buku Bumi Manusia itu hampir semuanya sudah masuk ke film," katanya dalam acara peluncuran trailer Bumi Manusia dan Perburuan di XXI Epicentrum Walk Jakarta.


Dia pun menambahkan, "Saya rasa fans Pak Pram, Pramis Pramis [sebutan penggemar Pram] sudah bisa tenang karena hampir seluruh [yang ada] dalam bukunya masuk ke dalam film."

Sementara, putri Pram, Astuti Ananta Toer menyampaikan harapan agar kelak film Bumi Manusia dapat menjadi pengetahuan tentang sejarah dan kehidupan Indonesia di masa lampau.

"Saya berharap orang Indonesia menonton Bumi Manusia karena ini menggambarkan seperti apa kehidupan Indonesia pada zaman itu. Saya berharap pemuda dan kita semua harus nonton Bumi Manusia," ucapnya.

Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Pramoedya Ananta Toer ini direncanakan tayang pada 15 Agustus mendatang. Penayangan itu dibarengi dengan film adaptasi novel lain milik Pram, yaitu Perburuan yang disutradarai Richard Oh.

Iqbaal Ramadhan didapuk menjadi pemeran utama bernama Minke dalam 'Bumi Manusia'. (Falcon Pictures)

Bumi Manusia merupakan buku pertama dari Tetralogi Buru karya Pram yang pertama kali diterbitkan oleh Hasta Mitra pada 1980. Buku ini ditulisnya ketika masih diasingkan di Pulau Buru bersama ribuan tahanan politik lain karena dicap sebagai komunis.

Bumi Manusia bercerita tentang Minke, salah satu anak pribumi yang sekolah di HBS. Pada masa itu, yang dapat masuk ke sekolah HBS adalah orang-orang keturunan Eropa. Namun Minke, selain anak seorang pesohor, juga pribumi yang pandai. Ia sangat piawai menulis.

Melihat kondisi di sekitarnya, Minke tergerak untuk memperjuangkan nasib pribumi melalui tulisan, yang menurutnya membuat suaranya tidak akan padam ditelan angin.


Selain tokoh Minke, buku ini juga menggambarkan seorang 'nyai' bernama Nyai Ontosoroh.

Pada saat itu, nyai dianggap sebagai perempuan yang tidak memiliki norma kesusilaan karena statusnya sebagai istri simpanan. Status seorang nyai telah membuatnya sangat menderita, karena ia tidak memiliki hak asasi manusia sepantasnya. Nyai Ontosoroh sadar betul akan kondisi itu dan berusaha keras belajar, agar dapat diakui sebagai seorang manusia.

Melalui buku, secara hidup Pram juga menggambarkan kondisi masa kolonialisme Belanda pada saat itu. Ia memasukkan secuil demi secuil detail ke dalam tulisannya sehingga mirip dengan kondisi asli dan bisa dijadikan salah satu referensi sejarah meskipun fiktif.

Nantinya, Bumi Manusia ini juga akan didukung aksi Ayu Laksmi, Donny Damara, Jerome Kurnia, Giorgino Abraham, Bryan Domani, Christian Sugiono, Ciara Brosnan, dan Hans de Krekker.

[Gambas:Youtube] (agn/rea)