"Kenapa? Karena kita bicara tentang kedaulatan. Jadi harus punya kantor, jangan kantornya di luar negeri atau di Singapura saja. Jadi harus punya kantor di Indonesia," kata Ketua KPI Agung Suprio kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon pada Kamis (8/8).
Agung menjelaskan pembukaan kantor penyedia konten digital di Indonesia adalah salah satu jalan agar KPI mudah menjangkau bila mereka melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Ia menilai KPI akan kesulitan menjangkau penyedia konten digital bila tidak punya kantor perwakilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi mereka harus berkantor di Indonesia. Ini merupakan langkah pertama kita berkolaborasi dengan Kemkominfo. Jadi sebetulnya perlakuannya akan berbeda dengan perlakuan kepada media konvensional," kata Agung.
Indonesia memang merupakan pasar film yang cukup besar di Asia, terutama di kawasan Asia Tenggara. Dunia perfilman Indonesia seolah mulai kembali bangkit dan menjadi tuan di rumah sendiri.
Sayang Indonesia, dalam hal ini pemerintah, tidak memiliki data pasar film yang rinci. Data tersebut malah dimiliki oleh lembaga asing asosiasi dagang Motion Picture Association of America (MPAA) yang mewakili enam studio terbesar di Hollywood. Mereka yang memiliki data box office Indonesia, juga dunia.
Ilustrasi kebangkitan dunia perfilman Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini. (morgueFile/mconnors) |
Pada 2014, MPAA mencatat Indonesia berhasil masuk 20 besar pasar box office Indonesia dengan nilai US$0,2 miliar, menggeser Malaysia yang sebelumnya berada di posisi sama. Indonesia tercatat terus berkembang, hingga pada 2016 MPAA menempatkan Indonesia di urutan 15 dunia dengan nilai US$0,3 miliar.
"Perlu diketahui bahwa jumlah penduduk Indonesia ini sangat besar, dan menjadi konsumen atau penonton dari media baru tersebut. Jadi dengan demikian, maka sudah wajarnya kalo media baru ini punya kantor di Indonesia," kata Agung.
Di sisi lain, Direktur Eksekutif Remotivi Yovantra Arief mengkritik rencana KPI untuk mengawasi konten digital. Menurutnya yang penting saat ini adalah KPI berkaca dan berbenah diri sendiri.
Ia melanjutkan, "Walaupun KPK sering digembosi tapi mereka punya power untuk melakukan kerjanya. Sementara KPI itu sangat jauh dari KPK, KPI tuh integritasnya makin diragukan. Jadi sebenernya yang paling mesti dipikirkan KPI, ya dirinya sendiri dulu sebelum ngurusin konten yang lain."
CNNIndonesia.com sudah menghubungi Netflix melalui surat elektronik untuk memberikan tanggapan terkait rencana pengawasan konten oleh KPI. Namun Netflix belum memberi respons hingga berita ini diturunkan.
[Gambas:Video CNN] (adp/rea)
Ilustrasi kebangkitan