Ine Febriyanti Soal Jadi Nyai Ontosoroh: Gila Banget

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 21:09 WIB
Ine Febriyanti Soal Jadi Nyai Ontosoroh: Gila Banget Ine Febriyanti punya cara sendiri untuk mendalami karakter Nyai Ontosoroh dalam film 'Bumi Manusia'. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ine Febriyanti punya cara tersendiri untuk mendalami karakter Nyai Ontosoroh dalam film 'Bumi Manusia'. Baginya, karakter itu berat, bahkan untuk dirinya yang sudah menggemari karakter itu sejak lama.

"Nyai Ontosoroh itu adalah karakter berat, wah gila banget. Jadi ketika saya berusaha masuk ke dalam karakter itu, upaya saya enggak cuma sekadar baca bukunya, saya berusaha juga untuk holistik," kata Ine saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.

"Ketika saya masuk ke dalam set, ya sudah, 'Saya ini Nyai Ontosoroh. Saya lonte, saya dijual sama bapak saya,' sampai seperti itu,"


Nyai Ontosoroh merupakan salah satu karakter sentral dalam Bumi Manusia. Pada saat latar Bumi Manusia terjadi, nyai dianggap sebagai perempuan yang tidak memiliki norma kesusilaan karena statusnya sebagai istri simpanan.

Status seorang nyai telah membuat dirinya sangat menderita, karena ia tidak memiliki hak asasi manusia sepantasnya. Nyai Ontosoroh sadar betul akan kondisi itu dan berusaha keras belajar, agar dapat diakui sebagai seorang manusia.

Untuk semakin menjiwai sosok Nyai Ontosoroh dan pergulatan dalam dirinya, Ine mengaku sampai menutup diri selama berada di lokasi syuting Bumi Manusia.

Ine memilih tak banyak berinteraksi, kecuali dengan lawan main yang berhadapan langsung dengan Nyai Ontosoroh, seperti Mawar Eva de Jongh yang menjadi Annelies.

Menurut Ine, tindakan itu ia lakukan karena ingin menjiwai sosok Nyai Ontosoroh yang memang tak terlalu terbuka. Meskipun, harus membenturkan diri dengan karakter asli seorang Ine Febriyanti.

"Saya hanya dekat dengan Annelies, ya sudah saya hanya berinteraksi dengan Mawar yang memerankannya," kata Ine. "Dan ketika lagi syuting, sebisa mungkin saya hanya berdiam diri kamar,"
Ine Febriyanti Soal Jadi Nyai Ontosoroh: Wah Gila BangetNyai Ontosoroh merupakan salah satu karakter sentral dalam Bumi Manusia. (Dok. Falcon Pictures)
Saking menjiwai, Ine Febriyanti mengaku tak luwes lepas dari karakter Nyai Ontosoroh walau syuting sudah beres. Kadang, karakter Nyai terbawa dalam kehidupan sehari-hari Ine Febriyanti.

Sebenarnya Ine bukan pertama kali kesulitan keluar dari karakter Nyai Ontosoroh. Ketika ia memerankan sosok Nay dalam film garapan Djenar Maesa Ayu, Ine mengalami hal yang serupa. Namun Nyai Ontosoroh memang terlalu kuat.

"Saya kebawa [karakter Nyai Ontosoroh] sampai tiga bulanan kali ya. Saya pernah beberapa kali karakter yang susah lepas, tapi enggak sesusah ini karena saya mengizinkan diri saya untuk masuk benar-benar total ke yang ini," katanya.

Wanita berusia 43 tahun ini kemudian menambahkan, "Sampai kalau kita ada scene yang berat di malam hari, itu saya gulung perasaannya sudah dari pagi gitu sudah berat. Dan pulang-pulang bisa jedotin kepala ke tembok gitu, jadi kaya 'aduh ini berat.'"
Ine Febriyanti Soal Jadi Nyai Ontosoroh: Wah Gila BangetSaking menjiwai, Ine Febriyanti mengaku tak luwes lepas dari karakter Nyai Ontosoroh walau syuting sudah beres. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Untuk bisa melepasnya, Ine mengungkapkan bahwa ia melakukan metode yang kerap dilakukan para aktor dalam teater. Salah satunya yakni dengan bermeditasi.

Padahal, aktris kelahiran Semarang ini telah membaca kisah Bumi Manusia sejak 1996, saat ia masih berusia 19 tahun. Saat itu, ia mengaku 'tersengat' dan langsung ingin memainkan peran sebagai Nyai Ontosoroh.

Kini, usai mimpi besarnya menjadi nyata, Ine merasa dirinya telah mendapatkan hal dan bentuk kesadaran baru. Bagaimana ia melihat potret pribumi yang dulu tak dihargai, dan kini kondisi telah bisa setara.

"Bersyukurlah Pram memotret kehidupan pribumi, indo, dan Belanda yang rasisnya minta ampun. Jadi jagalah yang sudah ada ini, Indonesia sudah menempuh perjalanan begitu panjang, kalau mau dirusak lagi kan sayang banget," ujar ibu tiga anak itu.

Film Bumi Manusia yang diarahkan Hanung Bramantyo juga akan didukung aksi Iqbaal Ramadhan, Mawar Eva de Jongh, Ayu Laksmi, Donny Damara, Jerome Kurnia, Giorgino Abraham, Bryan Domani, Christian Sugiono, Ciara Brosnan, dan Hans de Krekker.

Film Bumi Manusia dijadwalkan tayang pada 15 Agustus 2019.

[Gambas:Youtube] (agn/end)