Sutradara 'Parasite' Akui Senang Rasuki Pikiran Penonton

CNN Indonesia | Jumat, 30/08/2019 08:21 WIB
Sutradara 'Parasite' Akui Senang Rasuki Pikiran Penonton Jelang pemutaran film 'Parasite' di Amerika Serikat, sutradara film itu, Bong Joon-ho akui rahasia dalam film ini. (dok. CJ Entertainment/Korean Film Council)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah tayang di berbagai negara dan memenangkan banyak penghargaan termasuk Palme d'Or di Cannes Film Festival, Parasite siap menginvasi bioskop Amerika Serikat pada 11 Oktober mendatang.

Sebelum memasuki pasar domestik box office tersebut, film ini sejatinya sudah mengumpulkan US$70,9 juta hanya dari Korea Selatan.

Sang pencipta sekaligus penggarap Parasite, Bong Joon-ho pun bersemangat filmnya masuk ke pasar domestik. Namun ia juga mengisahkan pengalamannya menerima piala bergengsi Palme d'Or.


"Ketika saya bangun dan melihat trofi Palme d'Or, terasa ganjil dan aneh," kata sutradara 49 tahun tersebut kepada Associated Press.

Namun tak ada yang aneh dengan film Bong Joon-ho. Parasite menceritakan kesenjangan sosial yang terjadi di kehidupan nyata. Bong Joon-ho mengemasnya secara apik dan menunjukkan perbedaan itu dalam satu ruang yang sama.

Cerita berfokus pada Keluarga Ki-taek yang terdiri dari empat orang pengangguran bermasa depan suram. Kehidupan mereka mulai berubah ketika anak sulung mereka, Ki-woo, menjadi guru les di rumah Keluarga Park.

Film ini juga menyajikan humor penuh satire dan gambar-gambar kontradiktif namun simpel. Alur cerita yang terasa sederhana ini juga memiliki serangan dadakan yang membuat penonton seperti dibawa bermain roller coaster.

Kehidupan sebagai parasit yang dijalani sejumlah karakter dalam film ini ternyata juga dilakukan sendiri Bong Joon-ho untuk menghasilkan film yang mampu memenangkan hati penontonnya.
Film 'Parasite' dipilih Korea Selatan menjadi wakil negara itu di Oscar 2020.Film 'Parasite' dipilih Korea Selatan menjadi wakil negara itu di Oscar 2020. (Dok. CJ Entertainment/Korean Film Council)

"Saya mencoba untuk menjadi seperti sebuah parasit. Saya mencoba bersembunyi dan menggali pikiran penonton," kata Bong.

"Saya suka perasaan menyusup ke perasaan penonton tanpa mereka sadari. Alih-alih memamerkan bahwa saya melanggar aturan genre, saya ingin merangkak ke dalamnya diam-diam tanpa berdarah sehingga mereka tidak sadar saya ada di dalam mereka," lanjutnya.

Kelihaian Bong memainkan emosi penontonnya ini yang kemudian juga menggerakkan Dewan Perfilman Korea memilih Parasite untuk berlaga di Oscar 2020 di kategori Best International Feature Film atau yang dulu dikenal sebagai Best Foreign Language Film.

"Kami memiliki ambisi besar untuk film ini," kata Tom Quinn, pendiri dan kepala eksekutif Neon yang akan mendistribusikan Parasite di Amerika Serikat.

"Kami kira ini pesaing multi kategori di ajang Oscar kali ini," lanjutnya.

[Gambas:Video CNN] (AP/end)