Ulasan Konser

Menikmati Aksi 'Dingin' Primal Scream di Soundrenaline 2019

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Senin, 09/09/2019 11:43 WIB
Menikmati Aksi 'Dingin' Primal Scream di Soundrenaline 2019 Meski aksi Primal Scream di Soundrenaline 2019 tergolong dingin kepada penonton, namun lagu yang mereka bawakan membuat penonton menghangat. (CNN Indonesia/M Andika Putra)
Bali, CNN Indonesia -- Pengunjung Soundrenaline 2019 mulai merapat ke panggung utama ketika jam menunjukkan pukul 20:00 WITA. Mereka ingin menyaksikan penampilan Primal Scream, band asal Inggris yang dijadwalkan tampil pukul 20:45 WITA.

Mayoritas pengunjung yang berkumpul di area panggung utama tampak berusia 30 tahun sampai 40 tahun. Hal ini tergolong wajar mengingat Primal Scream merupakan band tua, terbentuk pada 1982.

Primal Scream naik panggung sesuai dengan jadwal. Tanpa basa basi, mereka langsung membawakan lagu Movin' On Up, Jailbird dan Can't Go Back tanpa jeda. Tiga lagu itu mereka bawakan dengan baik tanpa cacat.


Terlihat masih sedikit pengunjung yang berjingkrak dan atau menyanyikan tiga lagu di atas. Kemungkinan besar karena lagu tersebut tidak se-hit lagu yang lain. Namun ada beberapa pengunjung yang bergoyang perlahan sesuai dengan ketukan tempo.

Primal sendiri sangat sedikit berinteraksi dengan pengunjung. Mereka 'dingin'. Mereka hanya berinteraksi dengan mengucapkan terima kasih dan menjelaskan lagu selanjutnya yang akan dibawakan.

"Terima kasih, berikutnya kami akan membawakan lagu Higher Than The Sun," kata vokalis Bobby Gillespie setelah membawakan lagu Miss Lucifer dan Kowalski.

Penampilan band alternatif rock ini terasa menarik ketika memasuki bagian tengah. Mereka membawa sederet lagu hit seperti Kill All Hippies, Swastika Eyes dan Loaded yang membuat pengunjung larut.

Hampir semua pengunjung berjingkrak dan ikut bernyanyi. Terlebih ketika terdengar suara solo drum di beberapa bagian dan terdengar bunyi-bunyian elektronik yang diatur dengan baik. Suara elektronik terdengar bergantian di pengeras suara sebelah kanan dan kiri panggung.
Menikmati Aksi 'Dingin' Primal Scream di Soundrenaline 2019Meski aksi Primal Scream di Soundrenaline 2019 tergolong dingin kepada penonton, namun lagu yang mereka bawakan membuat penonton menghangat. (CNN Indonesia/M Andika Putra)
Penampilan semakin menarik ketika mendengarkan melodi gitar dengan efek delay. Suara gitar terdengar jernih di telinga, sulit rasanya untuk tidak bergoyang ketika mendengar melodi tersebut.

Primal Scream menutup penampilan dengan membawakan lagu Country Girl dan Rocks. Dua lagu itu sangat tepat dibawakan sebagai penutup karena merupakan sejumlah lagu mereka yang paling hit.

Pengunjung sempat berteriak 'we want more' untuk meminta Primal Scream membawakan encore. Sayang permintaan itu tidak dikabulkan, mengingat masih ada dua penampil yang dijadwalkan main usai Primal Scream. (end)