"Kami mengonfirmasi bahwa tuntutan telah dilayangkan oleh Duke of Sussex," ujar News Group Newspapers-yang menjadi penerbit harian The Sun dan News of the World-dalam sebuah pernyataan, melansir AFP.
"Kami tak akan memberikan komentar lebih lanjut untuk saat ini," tulis pernyataan menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sikap tegas Harry terhadap media ini muncul karena rasa takut akan sejarah yang berulang. Harry takut apa yang terjadi pada mendiang sang ibu, Putri Diana, terulang kembali kepada sang istri.
"Ketakutan saya yang paling dalam adalah sejarah berulang dengan sendirinya," kata Harry".
Harry mengatakan, Meghan menjadi korban terbaru dari tabloid-tabloid Inggris yang dinilainya terbiasa menyerang seseorang secara personal tanpa berpikir konsekuensi ke depannya.
Sebelumnya, Harry juga kerap mengkritik nada rasial yang dilontarkan sejumlah media untuk sang istri.
The Sun, dalam editorialnya yang diterbitkan pada Kamis, menilai apa yang dilakukan Harry sebagai sikap sombong seorang pangeran.
"Perang Pangeran Harry terhadap media menimbulkan kekacauan. Ratu Elizabeth II harus berbicara sebelum dia [Harry] menimbulkan masalah bagi para anggota kerajaan."
The Sun beralibi bahwa apa yang dilaporkannya adalah sebuah kritik, bukan intimidasi sebagaimana yang dituduhkan Harry. "Pasangan ini [Harry dan Meghan] hanya membutuhkan kulit yang lebih tebal," tulis The Sun.
[Gambas:Video CNN] (asr/asr)