FOTO: 'Terbang' Melintas Waktu dalam Pentas 'Flying'

Safir Makki, CNN Indonesia | Jumat, 18/10/2019 19:24 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Kisah 'Flying' berfokus pada cerita tentang Hwarang dan Goblin yang menembus gerbang waktu hingga tiba di masa modern.

Pertunjukan komedi non verbal dari Korea Selatan di Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2019. Bertajuk 'Flying', pertunjukan komedi non verbal ini memadukan olahraga senam, senam irama, pemandu sorak, seni bela diri dan B-boying. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Dipentaskan tanpa dialog, pertunjukan 'Flying' sukses mengocok perut penonton di Ciputra Artpreneur, Jakarta. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Pentas khas Korea Selatan yang jadi bagian dari rangkaian acara Korea Festival 2019 ini, ditampilkan lewat tiga babak cerita selama 75 menit. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Kisahnya 'Flying' berfokus pada cerita tentang Hwarang dan Goblin yang menembus gerbang waktu hingga tiba di masa modern. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Hwarang merujuk pada kelompok pemuda yang dididik untuk menjadi pemimpin lewat pelatihan fisik dan mental pada Dinasti Silla. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Sementara Goblin, sejenis makhluk supranatural yang muncul dalam dongeng-dongeng dan memiliki kekuatan tidak biasa. Biasanya, mereka memiliki kulit berwarna hijau seperti daun. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Kisah bermula pada tahun 609 Masehi di masa pemerintahan Raja Jinpyeong dari Dinasti Silla. Kala itu, para Hwarang terlihat sedang berlatih bertarung tapi kemudian dikacaukan oleh kemunculan Goblin. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Para Hwarang berusaha menangkap Goblin, melawan, hingga mengejar ke mana dia pergi. Puncaknya, beberapa dari mereka kemudian terbawa arus sang makhluk ke masa modern melalui sebuah gerbang waktu. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Goblin yang tiba di sebuah SMA Silla di abad 21 secara tidak sengaja bertemu sebuah tim pemandu sorak yang sedang mempersiapkan diri menghadapi perlombaan. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Kehadirannya yang semula seolah menakutkan tapi pada akhirnya menjadi sebuah pertemanan bahkan percintaan. (CNN Indonesia/Safir Makki)