Bekraf Dilebur, Ernest Prakasa Sebut Jokowi Buat 'Plot Twist'

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 12:32 WIB
Bekraf Dilebur, Ernest Prakasa Sebut Jokowi Buat 'Plot Twist' Di Kabinet Indonesia Maju, Presiden Jokowi memutuskan melebur Bekraf dalam Kementerian Pariwisata di bawah komando Wishnutama. (Foto: Agus Suparto/Fotografer Pribadi Jokowi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo memutuskan meleburkan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam Kementerian Pariwisata. Hal itu disampaikan saat ia memperkenalkan secara resmi untuk pertama kalinya para pembantunya dalam Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (23/10) pagi di Istana Merdeka.

Keputusan tersebut disambut pro dan kontra oleh warganet di Twitter. 'Ekonomi Kreatif' terpantau masuk trending topic Twitter Indonesia hingga Rabu (23/10) siang.


Penulis sekaligus sutradara Ernest Prakasa menjadi salah satu yang turut mengomentari perubahan nomenklatur tersebut. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan plot twist yang dibuat Presiden Jokowi meski pelaku industri kreatif selama ini mendukung pemerintahannya.




Dalam cuitannya, Ernest menyatakan menangani pariwisata dan industri kreatif bersamaan bukan tugas yang mudah, walaupun hal tersebut dipercayakan kepada Wishnutama Kusubandio.



Namun, ia tetap mengucapkan selamat bertugas kepada tim baru pemerintahan Presiden Jokowi di akhir utas.

Bekraf Dilebur, Ernest Prakasa Sebut Jokowi Buat 'Plot Twist'Eks Kepala Bekraf Triawan Munaf bersama Presiden Joko Widodo. (Foto: Widodo S. Jusuf)

Tak hanya Ernest, komika Pandji Pragiwaksono juga turut berkomentar mengenai BEKRAF. Di Twitter, ia memberikan apresiasi sebagai komentar atas cuitan Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi BEKRAF Ari Juliano Gema di Twitter.



Tak lama setelah pengumuman nama menteri, akun resmi Twitter BEKRAF pamit undur diri. Mereka meminta maaf atas kesalahan dan kekurangan selama ini. Cuitan itu diunggah bersama Kepala BEKRAF Triawan Munaf dengan nuansa hitam putih.



Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dibentuk semasa kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Badan ini berada satu level di bawah kementerian, dan berfungsi memperkuat sektor ekonomi kreatif, termasuk perlindungan bagi karya kreatif seniman Indonesia.

Di awal pembentukan, Bekraf disebut memiliki deputi yang bertanggungjawab untuk riset edukasi dan pengembangan, akses permodalan, pemasaran, fasilitas HAKI, direktorat Hubungan antar lembaga dan wilayah, dan infrastruktur.

Sementara itu, bidang kreatif yang akan menjadi tanggungjawab badan ini antara lain aplikasi dan game, arsitektur, desain interior, desain komunikasi vidual, desain produk, film, fesyen, animais video, fotografi, kriya dan kuliner. Selain itu, ada juga bidang penerbitan, periklanan, pertunjukan seni rupa, televisi dan radio.

Triawan resmi menduduki jabatan itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 9/P/2015 tentang pengangkatan Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Ia mendapat hak keuangan dan fasilitas setingkat menteri.

Di bawah kepemimpinannya, Bekraf sempat menjalin kerja sama dengan penyelenggara festival musik South by South West (SXSW). Bekraf membantu dana beberapa musisi dan peserta pameran di SXSW.

Bekraf juga pernah bekerja sama dengan Torino Film Lab di tahun 2016 melalui program FeatureLab dan ScriptLab yang akan menempatkan dua tim perwakilan dari Indonesia untuk mengikuti residential workshop di tiga negara. (chri/rea)