Lukisan yang Ditemukan di Dapur Akan Dilelang Miliaran Rupiah

CNN Indonesia | Senin, 28/10/2019 02:35 WIB
Lukisan yang Ditemukan di Dapur Akan Dilelang Miliaran Rupiah Ilustrasi (AP Photo/Kamil Zihnioglu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah lukisan karya peninggalan era Renaisans akan dilelang. Lukisan bertajuk 'Christ Mocked' (Kristus Diolok-olok) itu disebut-sebut sebagai mahakarya pelukis asal Italia, Cimabue.

Lukisan ini dilelang mulai dari 4 juta euro atau Rp62 miliar rupiah di rumah pelelangan Acteon, Prancis, Minggu (27/10).

Karya bersejarah ini diperkirakan bisa dilelang hingga 6 juta euro atau Rp903 miliar. Jika angka tersebut berhasil ditembus, pelelangan ini disebut bakal jadi yang terbesar di Prancis pada tahun ini.


Uniknya, lukisan ini ditemukan di dapur seorang wanita tua di Prancis. Awalnya, wanita tua yang menemukan lukisan ini mengira karya tersebut merupakan bagian dari ikon agama lama.

Karya Cimabue ini sebenarnya merupakan karya berukuran kecil tanpa tanda tangan. Ukuran lukisan ini hanya 26x20 cm. Lukisan ini ditemukan dalam kondisi baik, walaupun ditutupi kotoran karena berada tak jauh dari kompor.

Cimabue merupakan pelukis masyhur dan perancang mozaik abad ke-13 yang dipengaruhi oleh model-model Bizantium. Pelopor Renaisans kreatif ini dikenal juga dengan nama Cenni di Pepo.

Pakar seni di Turquin telah menyelidiki lukisan itu dengan metode reflektologi inframerah. Teknik ini digunakan untuk memastikan keaslian karya tersebut.

Christ Mocked merupakan bagian dari diptych pada tahun 1280. Diptych adalah istilah untuk menjelaskan rangkaian lukisan bercerita yang saling tersambung dengan engsel.

Saat itu, Cimabue melukis delapan adegan tentang penyaliban Kristus. Namun, saat ini baru ditemukan tiga dari delapan dyptych itu. Dua panel lainnya adalah

"Gaya, ornamen latar belakang emas, kesesuaian bagian belakang panel, dan kondisi keseluruhan dari ketiganya menegaskan bahwa ini adalah bagian dari sisi kiri diptych yang sama," keterangan dari Acteon, seperti diberitakan AFP.

Hingga kini, baru diketahui dua elemen lain dari diptych tersebut yakni The Flagellation of Christ (Ketika Kristus Didera) yang ditampilkan di New York dan The Virgin and Child with Two Angels (Perawan dan Anak dengan Dua Malaikat) di National Gallery, London.

The Virgin dihargai 6,5 juta pound atau Rp117 miliar saat lukisan itu diberikan kepada museum pada tahun 2000. Karya ini ditemukan ketika membersihkan sebuah kursi warisan di Suffolk, Inggris.

[Gambas:Video CNN] (ptj/eks)