Menurut rapper yang berangkat dari vokalis band Rebel Education Project atau REP, Harimau Soematra adalah album yang 'didukung semesta'. Banyak orang yang membantu, bahkan dari 13 lagu dalam album, 12 di antaranya memiliki produser berbeda.
"12 orang [produser] yang berbeda, terus ada dua penyanyi, ada satu rapper tambahan," kata Tuan Tigabelas kepada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari lontaran pertanyaan itu, tak susah bagi Tuan Tigabelas untuk mendapatkan 'pasangan' untuk menggarap album.
Dari 13 lagu di dalam album, Tuan Tigabelas menyatakan tak semua bernuansa hip hop. Ia juga memasukkan unsur dub sampai elektronik, antara lain untuk menantang dirinya sendiri.
"Album ini diary gue, tapi juga media gue buat challenge gue, bisa enggak sih gue ke arah sana. Tapi tetap ngasih warna gue," tuturnya.
Tuan Tigabelas dalam penampilan Music at Newsroom di redaksi CNNIndonesia.com. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki) |
Ikut terjun langsung dalam proses pembuatan Harimau Soematra, Tuan Tigabelas menyebut album tersebut menggambarkan perjalanan hidupnya. Ia menganggap debutnya ini bak anak pertama, yang mana dirinya sebagai seorang ayah akan berusaha memberi yang terbaik.
"Jadi gue enggak bakal mau ngasih yang abal-abal ke anak gue, kayak mixing mastering aja gue cari orang yang pakai hardware. Gue enggak mau tuh orang mixing pake software. Segitu protektif-nya gue sama anak gue," ujar mantan pebasket itu dengan serius.
"Terlepas orang suka apa enggak, minimal gue sudah lakuin ini sepenuh hati gue dan semaksimal yang gue bisa. Gue enggak mau yang cuma asal rilis," kata Tuan Tigabelas menegaskan. (rea)
Tuan Tigabelas dalam penampilan Music at Newsroom di redaksi CNNIndonesia.com. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)