Kunto Aji Buka Festival Sewindu Tulus di Jakarta

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 01/11/2019 17:55 WIB
Solois Kunto Aji memberi selamat kepada Tulus atas karier musik yang terbilang manis dalam delapan tahun terakhir, di Festival Sewindu Tulus, Jumat (1/11). Kunto Aji hadir sebagai pembuka Festival Sewindu Tulus di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat (1/11). (CNN Indonesia/ Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kunto Aji membuka gelaran tur Festival Sewindu Tulus di Istora Senayan pada Jumat (1/11) sore. Tepat pukul 16.25 WIB, Kunto muncul sebagai tamu kejutan setelah Tulus merahasiakan para bintang yang akan meramaikan konsernya di Jakarta.

"Surprise enggak?" sapa Kunto kepada para penonton yang telah hadir. "Enggak ya? Padahal udah komen di IG [Instagram] Tulus enggak akan datang," lanjutnya sambil tertawa.

Kunto pun kemudian mendoakan kawannya Tulus yang telah delapan tahun berkarier di industri musik Indonesia.


"Sudah sewindu Tulus berkarya. Dan karyanya selalu di hati kita. Semoga panjang umur dan sehat selalu Tulus," harapnya.

Dalam durasi 30 menit, Kunto membuka penampilan lewat Sulung, sebelum melanjutkannya dengan beberapa lagu yang termuat di album terbaru Mantra Mantra. Di antaranya Pilu Membiru, Rehat, Konon Katanya, dan menutup dengan Bungsu.

Festival Sewindu Tulus sendiri merupakan bentuk perayaan delapan tahun dari perjalanan karier penyanyi kelahiran Bukittinggi tersebut, sekaligus menjadi penutup rangkaian Tur dan Festival Sewindu yang dilaksanakan sejak 24 September di lima kota berbeda.

Kunto Aji Buka Festival Sewindu Tulus di JakartaKunto Aji menyebut sempat 'berbohong' di akun Instagram Tulus soal penampilannya di Festival Sewindu Tulus, Jumat (1/11) sore. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Melalui festival ini, ia ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada penggemar yang kerap disebut Teman Tulus. Sewindu, yang sejatinya adalah judul salah satu hit Tulus, dipilih karena lagu itu yang mengantarnya ke puncak popularitas.

Tulus merilis album debut bertajuk penamaan diri sendiri pada 2011. Memiliki Diorama sampai Tuan Nona Kesepian, album itu segera mendapat tempat di hati penggemar. Album kedua, Gajah, telah begitu diantisipasi.

Tak butuh waktu lama, Tulus diperhitungkan sebagai salah satu solois pria Indonesia berbakat. Ragam penghargaan musik pun telah dikumpulkannya termasuk beberapa piala AMI Awards. Pada 2016, ia kemudian merilis Monokrom. Kariernya berjalan mulus, seiring dengan tiket-tiket konser yang terjual habis dan gelaran tur di kota-kota Indonesia.

Festival Sewindu Tulus telah mulai pada pukul 16.25 WIB. Hanya saja, beberapa nama penampil pendukung masih dirahasiakan. Itu sebagai bentuk kejutan untuk para penonton dan penggemar setia Tulus. (agn/rea)