George RR Martin Kecewa Prekuel Game Of Thrones Batal Tayang

CNN Indonesia | Minggu, 03/11/2019 19:08 WIB
George RR Martin Kecewa Prekuel Game Of Thrones Batal Tayang Penulis Game of Thrones, George RR Martin. (Dok. Ellen Levy Finch)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penulis Game of Thrones, George RR Martin mengaku kecewa ketika mengetahui HBO membatalkan penayangan 'The Long Night', prekuel Game of Thrones (GoT).

Awalnya, prekuel tersebut akan dibintangi Naomi Watss, Miranda Richardson, dan Josh Whitehouse.

Martin mengatakan tim produksi telah menyiapkan episode pilot untuk prekuel tersebut. Kabar buruk dari HBO, kata Martin, membuat proses syuting secara otomatis terhenti.


"Jane Goldman merupakan penulis yang luar biasa. Saya menikmati proses berdiskusi bersamanya. Saya tidak tahu kenapa HBO memutuskan untuk membatalkannya. Saya kira tidak berhubungan dengan 'House of the Dragon'," ucap Martin di blognya seperti dilansir NME.

House of the Dragon merupakan spin-off terbaru Game of Thrones yang diumumkan akan tayang tak lama setelah pembatalan The Long Night.

The Long Night bercerita tentang pertempuran pertama manusia dengan White Walkers puluhan tahun lalu sebelum Game of Thrones. Sementara itu, House of the Dragon menceritakan perang saudara klan Targaryen yang beberapa kali dibahas dalam musim kelima serial Game of Thrones.

[Gambas:Video CNN]

"Jika televisi punya ruang untuk CSI dan Chicago bermusim-musim, saya kira Westeros dan Essos lebih besar dari itu dengan sejarah ribuan tahun, cerita dan legenda serta karakter yang baik," tulis Martin.

"Episode pilot yang dibuat bertahun-tahun dengan darah, keringat dan air mata jadi sia-sia. Saya tahu dan timnya kecewa. Saya benar-benar berterima kasih atas kerja sama mereka," ucap Martin.

Tak hanya Martin, Emilia Clarke (Daenerys Targaryen) juga mengungkapkan kesedihannya ketika mengetahui prekuel Game of Thrones batal tayang. Ia berharap 'The Long Night' bisa benar-benar tayang di layar kaca pada suatu hari.

(chr/age)