IDLES membuat bir berkandungan alkohol 4,8 persen ini bersama perusahaan independen Signature Brew yang berbasis di London.
Pentolan IDLES, Joe Talbot, mengatakan bahwa bandnya memilih nama KRFSHT untuk mewakili "suara mahakuasa saat kaleng bir dibuka."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
Penggemar juga dapat menenggak bir 440 mili dari kaleng Reverb yang berwarna biru dengan harga 5 pound sterling atau sekitar Rp90 ribu.
Kaleng ini sendiri dapat menjadi koleksi karena didesain langsung oleh Talbot, kemudian disempurnakan oleh Signature Brew.
Sementara itu, IDLES sendiri sedang sibuk mempersiapkan album baru sebagai tindak lanjut dari Joy As An Act of Resistance yang mendapatkan respons positif dari berbagai pihak.
Pada September lalu, IDLES mengonfirmasi bahwa mereka sedang bekerja sama dengan salah satu personel The Bad Seeds, Warren Ellis, untuk menggarap album ketiga tersebut.
Berbicara kepada NME, Talbot mengatakan bahwa album ketiga ini akan lebih berkembang dari Joy As An Act of Resistance dan debut mereka, Brutalism.
"Kalian akan lihat perkembangan dan regresi. Inilah kami, tapi lebih tua. Kami bosan dengan beberapa hal dan bersemangat dengan yang lain," ucap Talbot.
Ia kemudian berkata, "Kami ingin menulis materi yang lebih tekno, kami ingin menulis dengan lebih banyak noise, kami ingin menulis lebih pop, kami ingin menulis lebih country. Kami akan menulis sampai terdengar seperti yang kami suka, kemudian menuliskan lirik di atasnya." (has)