GD-TAEYANG Terikat Hak Cipta dengan YG Entertainment

CNN Indonesia | Kamis, 12/12/2019 13:33 WIB
GD-TAEYANG Terikat Hak Cipta dengan YG Entertainment Dua personel BIGBANG, GD dan TAEYANG, diprediksi bakal memperpanjang kontrak dengan YG Entertainment karena terikat hak cipta atas nama. (FRANCOIS GUILLOT / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- G-Dragon dan Taeyang BIGBANG diprediksi bakal memperpanjang kontrak eksklusif bersama YG Entertainment. Hal tersebut diperkirakan sejumlah penganalisis saham serta pasar musik Korea, setelah GD dan TAEYANG baru menyelesaikan wajib militer.

Salah satu alasan GD dan Taeyang disebut akan memperpanjang kontrak adalah YG Entertainment memegang hak cipta atas 'G-Dragon' dan 'GD', baik dalam bahasa Korea dan Inggris.

Hak cipta itu sudah dipegang agensi sejak 2003, tiga tahun sebelum BIGBANG resmi debut pada 2006.


Tak hanya itu, YG Entertainment juga resmi memegang hak cipta atas 'GD x TAEYANG' sejak 2015. Mereka gagal mendapatkan hak cipta atas 'Taeyang' sebab kata tersebut berarti matahari dalam Bahasa Korea.

Sebelumnya, GD x TAEYANG merilis GOOD BOY pada 20 November 2014. Dengan nama panggung tersebut, Taeyang merilis sejumlah lagu seperti Ringa Linga, Wedding Dress serta Eyes, Nose, Lips.

[Gambas:Youtube]

Serupa, G-Dragon juga merilis banyak lagu dengan nama tersebut seperti Heartbreaker, One of a Kind, That XX, Crayon, Who You, serta Untitled, 2014.

Pakar menilai nama panggung G-Dragon dan Taeyang berperan besar di sepanjang karier mereka. Kedua musisi besar Korea Selatan tersebut hampir tak pernah 'menggunakan' nama asli, Kwon Ji-yong dan Dong Young-bae.

"YG Entertainment memiliki posisi di atas angin supaya G-Dragon dan Taeyang memperbarui kontrak karena memegang hak cipta," ujar Perwakilan Securities Firm seperti dilansir Koreaboo via Herald Corp.

"Namun kalau G-Dragon dan Taeyang tak memperpanjang kontrak, mereka kemungkinan besar akan promosi sebagai solois," Securities Firm menjelaskan.

Beberapa idol menjadi contoh kesulitan mempertahankan nama panggung ketika keluar dari agensi. Salah satunya adalah BEAST.

Boyband yang dikenal lewat lagu Fiction, Shock, Bad Girl ini harus promosi dengan nama baru, HIGHLIGHT, ketika keluar dan kalah dalam persidangan dari Cube Entertainment.

Hal serupa juga terjadi dengan H.O.T. Boyband yang mempopulerkan lagu Candy sulit untuk menggunakan nama panggung tersebut setelah keluar dari SM Entertainment.

Sehingga, G-Dragon dan Taeyang diperkirakan tak akan bisa menggunakan nama tersebut lagi apabila keluar dari YG Entertainment.

Bila Taeyang BIGBANG kembali memperpanjang kontrak dengan YG, ekonomi perusahaan itu dinilai bakal bangkit.Foto: AFP PHOTO / JOHANNES EISELE
Bila Taeyang BIGBANG kembali memperpanjang kontrak dengan YG, ekonomi perusahaan itu dinilai bakal bangkit.


Pemulihan Ekonomi Agensi

Pakar juga memperkirakan saham YG Entertainment akan membaik, bahkan melonjak, jika BIGBANG memperpanjang kontrak. Keuntungan YG Entertainment diduga bisa mencapai Rp354 miliar.

"Jika BIGBANG comeback, keuntungan diprediksikan mencapai 30 miliar won [sekitar Rp354 miliar]," kata Yuanta Securities Korea Co. Ltd.

Sepanjang 2019, saham YG Entertainment kerap jatuh akibat sejumlah kasus yang menjerat anggota BIGBANG, iKON hingga CEO Yang Hyun-suk.

Pada Januari 2019, saham YG sekitar 43 ribu won. Namun terjadi penurunan terus menerus dalam enam bulan terakhir akibat skandal Burning Sun yang diduga melibatkan Seungri, mantan anggota BIGBANG, serta skandal mediasi penyediaan prostitusi yang melibatkan mantan CEO YG Entertainment, Yang Hyun-suk.

Pada Juli 2019, kasus Yang Hyun-suk menjadi perantara jasa prostitusi membuat saham YG menurun 14,1 persen dari 43.250 won menjadi 37.150 won.

Akhir Juli, saham YG Entertainment kembali jatuh dengan angka 25.500 won yang menunjukkan penurunan 3,77 persen akibat kasus bisnis prostitusi dalam gedung milik anggota BIGBANG, Daesung. (chri/end)