Kebanyakan dari para korban tersebut diketahui memakai ponsel Galaxy S series keluaran perusahaan konglomerat Samsung.
Dalam laporannya, Dispatch mengatakan bahwa peretas yang memanggil dirinya sendiri sebagai Black Hacker itu meretas ponsel selebriti melalui cloud, tempat penyimpanan data yang terdapat di perangkat. Dari situ ia mencuri data pesan teks, foto, dan video para korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BERITA KOREA PILIHAN LAINNYA |
Cara Black Hacker melakukan pemerasan pun berbeda-beda terhadap tiap korban. Kepada aktor Joo Jin-moo, ia mengancam dengan pesan teks. Pada aktor lainnya, ia menggunakan pesan teks serta foto. Sedangkan kepada idol dan chef terkenal ia mengancam dengan pesan teks, foto, dan video.
Aktor Joo Jin-mo sendiri menolak membayar uang yang diminta oleh Black Hacker, dan memutuskan untuk melapor ke pihak berwajib. Menurut Dispatch, tindakan itu dibalas oleh pelaku dengan menyebarkan potongan percakapan Jin-mo pada media-media lokal. Tetapi salah satu idol yang turut menjadi korban dikabarkan membayar uang yang diminta oleh hacker tersebut karena tidak ingin videonya tersebar.
"Kami menganggap memeras dan menuntut uang atau barang berharga dengan mengambil keuntungan dari status [Joo Jin-mo] sebagai tokoh terkenal adalah kejahatan kejam, dan kami meminta dengan sopan agar Anda untuk menahan diri agar tidak menafsirkan atau melaporkan fakta yang belum dikonfirmasi," ujar agen Joo Jin-mo, Huayi Brothers Korea dalam pernyataan resmi, Selasa (7/1).
Sampai saat ini belum diketahui identitas asli dari Black Hacker.
[Gambas:Video CNN] (kir/rea)