Nadiem Beberkan Alasan Kerja Sama dengan Netflix

CNN Indonesia | Sabtu, 18/01/2020 05:40 WIB
Nadiem Beberkan Alasan Kerja Sama dengan Netflix Mendikbud Nadiem Makarim membeberkan alasan merangkul perusahaan layanan streaming film berbayar Netflix untuk berkolaborasi dengan kementerian yang ia pimpin. (CNN Indonesia/M Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, menjawab alasannya merangkul perusahaan layanan streaming film berbayar Netflix untuk berkolaborasi dengan kementerian yang ia pimpin. 

"Simpel sih jawabannya. Saya punya mandat mengembangkan budaya dan seni Indonesia. Jangan lupa saya bukan menteri pendidikan saja, saya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan," kata Nadiem dalam acara Indonesian Milenial Summit di Gedung Triberata, Jakarta, Jumat (17/1). 

Menurut Nadiem, berkolaborasi dengan Netflix merupakan salah satu jalan untuk memperkenalkan konten-konten dan budaya Indonesia yang dibuat oleh para kreator film Indonesia ke dunia internasional. 
Nadiem mengatakan bahwa jika hanya berpangku pada penjualan di bioskop atau layanan televisi yang ada tentu tak akan terlalu menjual. Saat ini, kata Nadiem, minat masyarakat Indonesia untuk menonton film di bioskop pun tidak terlalu besar.


"Oke gimana caranya mendistribusikan film Indonesia kepada dunia sebesar mungkin, sejauh mungkin, ya Netflix. Karena susah sekali para kreator film di Indonesia ini to make money aja break event aja di bioskop itu susah. Mereka sulit karena juga jumlah penonton di Indonesia itu enggak terlalu besar penonton bioskop itu," kata Nadiem. 

Dalam kesempatan itu, Nadiem juga menjelaskan bahwa pihaknya bersama Netflix membuat program khusus untuk mengajak para penulis naskah film ke Hollywood. 

[Gambas:Video CNN]

Bersama Netflix, ia akan memilih 100 penulis naskah terpilih dari Indonesia untuk mengikuti kelas dan pelatihan berkaitan dengan bidang yang ditekuni. 

"Kenapa scriptwriter? Karena dia tulang punggung kualitas suatu film. Itu kunci kerangka. Kadang-kadang kita ngerti banget kalau nonton film barat, tapi banyak film Indonesia yang belum (ngerti) karena belum sampai ke level itu," kata Nadiem. 

Dengan kerja samanya bersama Netflix, Nadiem pun berusaha mengubah kualitas naskah film Indonesia agar bisa sekelas Hollywood.

"Nah inilah yang harus kita ubah sehingga kualitas film kita bisa ditonton bukan hanya di-enjoy milenial di sini, tapi juga di mancanegara," katanya. (tst/has)