"Simpel sih jawabannya. Saya punya mandat mengembangkan budaya dan seni Indonesia. Jangan lupa saya bukan menteri pendidikan saja, saya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan," kata Nadiem dalam acara Indonesian Milenial Summit di Gedung Triberata, Jakarta, Jumat (17/1).
Menurut Nadiem, berkolaborasi dengan Netflix merupakan salah satu jalan untuk memperkenalkan konten-konten dan budaya Indonesia yang dibuat oleh para kreator film Indonesia ke dunia internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, Nadiem juga menjelaskan bahwa pihaknya bersama Netflix membuat program khusus untuk mengajak para penulis naskah film ke Hollywood.
Bersama Netflix, ia akan memilih 100 penulis naskah terpilih dari Indonesia untuk mengikuti kelas dan pelatihan berkaitan dengan bidang yang ditekuni.
"Kenapa scriptwriter? Karena dia tulang punggung kualitas suatu film. Itu kunci kerangka. Kadang-kadang kita ngerti banget kalau nonton film barat, tapi banyak film Indonesia yang belum (ngerti) karena belum sampai ke level itu," kata Nadiem.
Dengan kerja samanya bersama Netflix, Nadiem pun berusaha mengubah kualitas naskah film Indonesia agar bisa sekelas Hollywood.
"Nah inilah yang harus kita ubah sehingga kualitas film kita bisa ditonton bukan hanya di-enjoy milenial di sini, tapi juga di mancanegara," katanya. (tst/has)