Grammy Awards 2020 Dibuka di Tengah Duka Kematian Kobe Bryant

CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 06:55 WIB
Grammy Awards 2020 Dibuka di Tengah Duka Kematian Kobe Bryant Gelaran Grammy 2020 dibuka pada Minggu (26/1) waktu setempat, di tengah suasana duka akibat kematian legenda NBA, Kobe Bryant. (Rachel Luna/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelaran Grammy Awards 2020 dibuka pada Minggu (26/1) waktu setempat, di tengah suasana duka akibat kematian legenda NBA, Kobe Bryant.

"Beristirahatlah dengan tenang, Kobe. Kami mencintaimu," ujar sutradara Homecoming, Steve Pamon, saat menerima trofi kategori film musik terbaik.

Pidato tersebut disambut tepuk tangan. Sebagian tamu berdiri, memberikan hormat kepada sang legenda basket dunia.


Grammy sendiri digelar di Staples Center, Amerika Serikat, di mana Bryant beberapa kali memimpin tim Lakers meraih kemenangan dalam sejumlah laga.

Di depan Staples Center, bendera setengah tiang dikibarkan. Para penggemar Bryant pun membawa karangan bunga dan koleksi pribadi mereka sebagai tanda duka.

Bryant meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter di California pada Minggu. Ia dan putrinya, Gianna Maria Onore, dilaporkan berada dalam satu helikopter menuju Mamba Academy di kawasan Thousand Oaks, California.

Grammy juga sedang berduka di tengah kisruh yang melibatkan petinggi The Recording Academy dan bos mereka, Deborah Dugan, yang dipecat dari kursi direktur baru-baru ini.

Masalah bermula ketika karyawan The Recording Academy menuntut Dugan karena disebut "menciptakan lingkungan kerja yang beracun dan tidak dapat ditolerir." Dugan juga dikatakan terlibat dalam "kekerasan dan perilaku intimidasi."

Deborah Dugan selaku perempuan pertama yang memimpin The Recording Academy, membalas tuntutan tersebut dengan mengklaim terjadi pelecehan seksual dan penyimpangan nominasi Grammy.

[Gambas:Video CNN]

Melansir CNN, Dugan mengatakan dia diharuskan mengambil tiga minggu cuti administrasi setelah mengirim surel ke direktur pelaksana Sumber Daya Manusia Academy. Dalam surel itu, ia memaparkan berbagai tuduhan terhadap organisasi dan "kepemimpinan yang didominasi laki-laki."

Namun, sumber dalam The Recording Academy mempertanyakan alasan Dugan baru sekarang mengungkap pelecehan dan penyimpangan nominasi tersebut.

Kisruh ini diduga menjadi alasan sejumlah musisi urung tampil atau hadir dalam gelaran Grammy, termasuk Taylor Swift, Beyonce, dan Jay Z.

Meski demikian, gelaran Grammy tetap berjalan dengan penampilan berbagai bintang, termasuk Lizzo, Billie Eilish, dan Lil Nas X. (has/has)