Lenggang Billie Eilish, dari Kamar Tidur ke Grammy Awards

tim, CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 13:45 WIB
Lenggang Billie Eilish, dari Kamar Tidur ke Grammy Awards Baru merilis satu album, Billie Eilish meraup kemenangan cemerlang dalam Grammy Awards 2020. (Foto: Emma McIntyre/Getty Images for The Recording Academy/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musisi Billie Eilish mencetak sejarah baru dalam ajang Grammy Awards 2020. Ia menjadi musisi termuda yang masuk nominasi dan menerima piala Song of the Year.

Lahir pada 18 Desember 2001, Billie tumbuh di tengah keluarga berdarah seni bersama sang kakak, Finneas, yang selalu mendampinginya dalam acara Grammy Awards 2020 di Staples Center, Minggu (26/1).

Billie mulai menulis musik sendiri ketika berusia delapan tahun. Hal itu dilakukan karena mencontoh Finneas yang kala itu memiliki band bernama The Slightlys.


Penyanyi bernama lengkap Billie Eilish Pirate Baird O'Connell ini mulai menarik perhatian internet setelah merilis single kedua bertajuk 'Ocean Eyes' yang ditulis bersama Finneas. Lagu itu diunggah ke Soundcloud pada 2015, sementara video musiknya dirilis pada 2016.

Ocean Eyes berhasil duduk di peringkat 84 Billboard Hot 100 dan mendapat sertifikasi platinum. Lagu tersebut juga dirilis ulang oleh Darkroom dan Interscope Records pada November 2016. Melihat sambutan publik, Billie memberanikan diri merilis mini album berisi empat versi remix Ocean Eyes pada 2017.

Lagu-lagunya pun langsung menjadi hit seperti 'idontwannabeyouanymoremore', 'Bellyache', 'My Boy', dan 'Copycat'. Apple Music menyebutnya sebagai Up Next Artist. Musik Billie Eilish disebut sebagai dark pop, indie pop dan rock alternatif oleh kritikus.

Dalam sejumlah wawancara, ia mengaku terpengaruh oleh karya-karya dari Childish Gambino, Lana Del Rey, Amy Winehouse, Earl Sweatshirt, dan Tyler, The Creator.

[Gambas:Youtube]

Pada Maret 2019, Billie Eilish akhirnya merilis album penuh perdana yang bertajuk 'When We All Fall Asleep, Where Do We Go?'. Album tersebut langsung melejit di tangga lagu, mengantarnya menjadi artis kelahiran tahun 2000-an pertama yang memiliki album nomer satu di AS, juga wanita termuda yang pernah menempatkan album di peringkat satu di Inggris.

Menurut Finneas, ia dan adiknya mengerjakan musik bersama-sama dari kamar tidur di rumah. Dari podium Grammy, pria 22 tahun yang menerima penghargaan Producer of the Year di gelaran yang baru saja tuntas itu memberi semangat berjuang untuk para musisi muda lainnya.

"Kami hanya membuat musik di kamar tidur bersama. Kami masih melakukan itu dan mereka membiarkan kami melakukannya. Ini untuk semua anak yang membuat musik di kamar mereka hari ini. Kamu akan mendapatkan salah satunya," kata Finneas, Minggu (26/1) waktu setempat.
Billie Eilish Cetak Rekor Grammy Awards dari Kamar TidurBillie Eilish dan Finneas merayakan kemenangan yang berangkat dari kamar tidur. (Foto: Rich Fury/Getty Images for The Recording Academy/AFP)
Album When We All Fall Asleep, Where Do We Go? juga membuat Billie Eilish memenangkan piala Album of the Year dalam Grammy Awards 2020.

Tahun ini, ia kembali menggelar tur dunia yang bertajuk 'Where Do We Go: World Tour'. Tur akan dimulai pada 9 Maret hingga 17 Mei di sejumlah kawasan Amerika seperti Miami, New York, Washington, Los Angeles, San Fransisco serta Kanada.

Billie dijadwalkan melanjutkan tur ke Meksiko, Brasil, Argentina, Chile, Kolombia dan Portugal pada 25 Mei hingga 7 Juni. Ia juga bakal mengunjungi beberapa negara Eropa seperti Portugal, Belanda, Jerman, Itali, Prancis, Belgia.
Tur berlanjut di beberapa kota Inggris, seperti London yang digelar selama empat hari. Setelah itu, Billie Eilish akan mengunjungi Asia seperti Korea Selatan, China, Taipei, Hong Kong, Jepang, dan Filipina.

Perjalanan panjang tur Where Do We Go: World Tour akan ditutup di Jakarta pada 7 September mendatang.

[Gambas:Video CNN] (chri/rea)