Sinopsis The Man Standing Next, Intrik Politik Intel Korea

tim, CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 12:54 WIB
Sinopsis The Man Standing Next, Intrik Politik Intel Korea The Man Standing Next diangkat dari kisah nyata pembunuhan Jenderal Park Chung-hee pada 1979 di Korea. (dok. Showbox via KOFIC)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film genre politik terbaru yang dibintangi Lee Byung-hun, The Man Standing Next, akhirnya tayang di Indonesia. Sejatinya, film politik thriller ini merupakan adaptasi dari kisah pembunuhan Jenderal Park Chung-hee pada 1979. Berikut sinopsis lengkap The Man Standing Next.

The Man Standing Next bermula ketika Korea sepenuhnya dikontrol oleh Presiden Park (Lee Sung-min) pada tahun 1970-an. Presiden Park adalah otak sekaligus pemegang kendali penuh atas Badan Intelijen Korea (KCIA). Hal itu membuat Kepala Badan Intelijen Korea (KCIA) Kim Gyu-pyeong (Lee Byung-hun) berada di posisi kedua tertinggi kepemimpinan Korea.

Ketegangan politik yang meningkat menyebabkan Kim Gyu-pyeong membunuh Presiden Park. Namun, 40 hari sebelum pembunuhan itu terjadi, tepatnya di tengah situasi kritis yang terjadi di tingkat pemimpin, Park Yong-gak (Kwak Do-won) memberikan kesaksian penting dalam persidangan di Amerika Serikat.


Park Yong-gak merupakan mantan Kepala KCIA yang benar-benar mengetahui seluruh rahasia negara dan operasi militer Korea. Suatu saat, ia diasingkan lembaganya ke Amerika Serikat, tempat penyelidikan 'Koreagate' sedang berlangsung.

Dalam persidangan, Park Yong-gak bersaksi mengenai hal-hal melawan Korea Selatan. Kesaksian tersebut membuat Kim Gyu-pyeong dan Kwang Sang-cheon (Lee Hee-joon) menyusun rencana untuk mencegah hal itu terjadi.

The Man Standing Next diadaptasi dari novel non-fiksi bertajuk Chief of Namsan (남산의 부장들/ Namsanui Bujangdeul) karya Kim Choong-sik. Tulisan itu tayang di koran Dong-A Ilbo Korea pada 1990-1992, menceritakan kisah nyata dari Kepala KCIA Kim Hyong-uk dan kepergiannya.
Sinopsis The Man Standing Next, Intrik Politik Intelijen KoreDalam The Man Standing Next, Lee Byung-hun berperan menjadi Kepala Badan Intelijen Korea (KCIA) Kim Gyu-pyeong. (Foto: Frazer Harrison/Getty Images/AFP)
Kisah politik bukan hal baru bagi Lee Byung-hun. Ia membintangi sejumlah drama dan film bertemakan politik seperti Ashfall, Joint Security Area, Inside Men, dan Mr. Sunshine. Serupa, Kwak Do-won juga kerap membintangi film populer di Korea seperti Mother, The Yellow Sea, Tazza: Hidden Card, The Wailing, dan Asura: The City of Madness.

[Gambas:Youtube]

Film ini sudah tayang di Korea Selatan sejak 22 Januari 2020. Berdasarkan data Dewan Perfilman Korea, The Man Standing Next telah menjual lebih dari 4,7 juta tiket hingga 26 Februari 2020.

Kini, The Man Standing Next resmi tayang di Indonesia pada 26 Februari dan bisa disaksikan di jaringan bioskop CGV Cinema, dan Cinepolis.

[Gambas:Video CNN] (chri/rea)