The Invisible Man Ditargetkan Raup Hingga US$30 juta

CNN Indonesia | Minggu, 01/03/2020 01:15 WIB
Pendapatan film The Invisible Man pada pekan ini sudah mencapai sebesar US$9,9 juta, dan melampaui modal produksi. Pendapatan film The Invisible Man pada pekan ini sudah mencapai sebesar US$9,9 juta dan melampaui modal produksi. (Dok. Goalpost Pictures via imdb.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film horor The Invisible Man garapan sutradara Leigh Whannell berhasil menembus box office.

Tercatat pada pemutaran Jumat (28/2) kemarin, film produksi Studio Universal Blumhouse meraup pendapatan sebesar US$9,9 juta.
Film dengan anggaran tak lebih dari US$7 juta itu pada pemutaran preview Kamis lalu berhasil membawa pulang US$1,65 juta dengan tiket terjual di 2.850 lokasi.

Studio Universal memproyeksikan pada pemutaran akhir pekan perdana, The Invisible Man akan mampu melebarkan sayap di 3.610 layar bioskop dengan pendapatan di kisaran US$20 juta hingga US$30 juta.


Film yang diperankan oleh Elisabeth Moss dan Oliver Jackson itu meraih review positif, per Sabtu (29/2), Rotten Tomatoes mencatatkan ulasan segar 90 persen.

The Invisible Man mengisahkan serangan psikologis dan fisik yang dirasakan sang karakter utama dari orang tak terlihat. Dikisahkan Cecilia Kass (Elisabeth Moss) yang terjebak dalam hubungan pernikahan tak sehat dengan Adrian (Oliver Jackson), seorang ilmuwan pintar dan kaya raya.

Cecilia yang selama ini selalu menjadi korban kekerasan dengan kehidupan di bawah kontrol suami berhasil kabur dan bersembunyi di kediaman adiknya, Emily Kass (Harriet Dyer), teman masa kecil James Lanier (Aldis Hodge) dan putrinya Sydney (Storm Reid).

Suatu hari, suami Cecilia dilaporkan meninggal karena bunuh diri. Adrian memberikan warisan dalam jumlah luar biasa, US$5 juta atau setara dengan Rp69,9 miliar dengan syarat istrinya harus sehat secara mental.

[Gambas:Youtube]

Tak lama setelah itu, Cecilia mulai menunjukkan keanehan. Menurutnya, Adrian tak mungkin membunuh dirinya sendiri. Selain itu, ia juga merasakan suaminya yang kasar seperti masih hidup dan tinggal di sekitarnya.

Namun, orang-orang di sekeliling berusaha menegaskan Adrian telah meninggal dan tak bakal hidup kembali. Merasa benar, Cecilia akhirnya berusaha sendiri membuktikan bahwa Adrian sebenarnya masih hidup dan berkeliaran di dekatnya.

The Invisible Man merupakan film sains-fiksi horor. Leigh Whannell sebelumnya berduet dengan James Wan menuliskan cerita beberapa film horor hit seperti Saw (2004), Dead Silence (2007), Insidious (2010) dan Insidious: Chapter 2 (2013), serta menyutradarai The Insidious: Chapter 3 (2015). (wel/ayp)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK