Corona Rugikan Bioskop, Prancis Permudah Subsidi dan Pajak

CNN Indonesia | Kamis, 12/03/2020 18:28 WIB
Corona Rugikan Bioskop, Prancis Permudah Subsidi dan Pajak Ilustrasi. (Istockphoto/RgStudio)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Prancis meluncurkan sejumlah program untuk mempermudah alur subsidi dan biaya pajak bagi pihak bioskop yang merugi di tengah penyebaran wabah virus corona.

Salah satu badan di bawah naungan Kementerian Kebudayaan Prancis, Pusat Bioksop Nasional (CNC), mengumumkan sederet program ini pada Rabu (11/3), setelah pemerintah pusat melarang 1.000 orang berkumpul di satu tempat yang sama.

Bioskop-bioskop pun diminta untuk membatasi kapasitas penayangan hingga 50 persen dari jumlah biasanya, juga mengosongkan dua baris kursi paling depan dalam satu teater.


Untuk mengurangi beban kerugian bioskop, CNC mengumumkan bahwa mereka akan mempermudah subsidi bagi produser, distributor, juga bioskop yang terkena dampak pengetatan aturan pemerintah ini.

Presiden CNC, Dominique Boutannat, mengatakan bahwa pihaknya akan mempercepat pencairan dana subsidi untuk menambal kerugian para pelaku industri film.

Para distributor film juga bisa menunda pembayaran pajak tiket bioskop. Selama ini, mereka mengenakan pajak 10,72 persen untuk tiap tiket terjual, yang kemudian dibagi 20:80 antara CNC dan produser film.

Lebih jauh, pemerintah juga akan mengizinkan perusahaan-perusahaan film untuk mengajukan penundaan pembayaran pajak. Mereka bahkan akan memberikan akses ke pinjaman pemerintah.

[Gambas:Video CNN]

Boutannat mengatakan bahwa pemerintah sudah seharusnya menerapkan kebijakan ini karena saat ini Prancis menjadi negara Eropa paling terkena dampak virus corona setelah Italia.

Berdasarkan data pemerintah yang dikutip The Hollywood Reporter, 1.784 orang di Prancis terdeteksi terinfeksi virus corona. Dari keseluruhan angka tersebut, 33 di antaranya meninggal dunia. (has/has)