CEO Playboy Enterprises, Ben Kohn, mengumumkan keputusan ini melalui pernyataan panjang lebar yang dikutip The Hollywood Reporter pada Rabu (18/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui pernyataan tersebut, Kohn pun mengisyaratkan bahwa majalah cetak yang akan terbit pekan ini bakal menjadi edisi terakhir sebelum beralih ke digital.
Pola tersebut mengindikasikan perjuangan Playboy untuk tetap terbit di tengah kemerosotan popularitas media cetak.
[Gambas:Video CNN]
Kohn sendiri menjelaskan bahwa selama ini, kondisi keuangan Playboy masih sehat di bawah kepemimpinannya. Namun, memang sudah saatnya Playboy beralih ke digital.
"Selama 66 tahun belakangan, kami sudah menjadi lebih dari sekadar majalah. Terkadang, kalian harus melepaskan masa lalu demi memberikan ruang untuk masa depan," tulis Kohn.
Menutup pernyataannya, Kohn berkata, "Jadi, kami mengalihkan perhatian kami untuk mencapai misi kami melalui cara yang paling efektif dan berdampak: untuk membantu menciptakan kebudayaan di mana semua orang bisa mendapatkan kepuasan." (agn/has)