Jelajah 10 Museum di Dunia secara Virtual Selama Isolasi Diri

CNN Indonesia | Sabtu, 21/03/2020 19:41 WIB
Jelajah 10 Museum di Dunia secara Virtual Selama Isolasi Diri Ilustrasi Museum Van Gogh. Sejumlah museum di berbagai belahan dunia bisa dikunjungi secara virtual tanpa harus meninggalkan rumah.(dok. Jan Tito)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejak wabah virus corona terjadi di seluruh dunia, sejumlah museum seni ikut ditutup untuk mencegah penyebaran dan mengikuti aturan pemerintah setempat. Kini, selama masa isolasi diri, sejumlah tempat museum menawarkan salah satu cara untuk menghindari kebosanan.

Lewat tur virtual, sejumlah museum di dunia kini dapat dikunjungi siapapun. Google Arts and Culture bermitra dengan lebih dari 2.500 museum dan galeri di seluruh dunia untuk menawarkan tur virtual koleksi dan ruang mereka.

Berikut daftar museum terkenal yang dapat turut dikunjungi secara virtual, selama isolasi diri di rumah.


British Museum, London

Museum yang terletak di jantung kota London ini memungkinkan untuk melakukan tur virtual melalui berbagai periode sejarah dan menemukan pengetahuan tentang mumi-mumi Mesir. Ratusan artefak di museum ini pun dapat dilihat secara virtual.

Rijksmuseum, Amsterdam

Museum ini merupakan rumah bagi banyak karya besar dari Zaman Keemasan Belanda, museum ikonik ini menawarkan tur seperti sedang berjalan-jalan di aula yang didekorasi dengan sangat berkesan. Karya-karya para jenius seperti Vermeer dan Rembrandt pun dapat dinikmati secara virtual.

National Gallery of Art, Washington, D.C.

Museum seni Amerika ini menawarkan dua pameran online di Google. Yang pertama adalah pameran mode Amerika dari tahun 1740 hingga 1895, yang mencakup banyak rendering pakaian dari zaman kolonial ke era revolusioner. Yang kedua memamerkan karya-karya seniman Barok Belanda Johannes Vermeer.

Guggenheim Museum, New York

Di museum ini, pengunjung dapat menikmati tur tangga spiral Guggenheim yang terkenal tanpa harus melakukan perjalanan yang sebenarnya. Di sana, pengunjung juga dapat melihat karya seni dari berbagai periode sejarah, termasuk era Impresionis, Post-Impresionis, Modern dan Kontemporer.

National Museum of Modern and Contemporary Art, Seoul

Museum ini adalah salah satu yang paling populer di Korea dan sekarang pengunjung dapat mengakses dari mana saja di seluruh dunia. Tur virtual museum nasional ini akan membawa pengunjung melewati enam lantai seni kontemporer Korea dan internasional.

[Gambas:Video CNN]


Pergamon Museum, Berlin

Pergamon adalah salah satu museum terbesar di Jerman. Museum bersejarah ini memiliki banyak koleksi artefak kuno seperti Ishtar Gate of Babylon yang terkenal hingga Altar Pergamon.

Van Gogh Museum, Amsterdam

Museum ini merupakan rumah bagi koleksi karya seni terbesar oleh Vincent van Gogh. Koleksinya meliputi lebih dari 200 lukisan, 500 gambar, dan lebih dari 750 surat pribadi.

The J. Paul Getty Museum, Los Angeles

Museum seni yang terletak di California ini akan membawa pengunjung kembali ke abad ke-8, karena dapat melihat karya seni Eropa dari periode-periode lama ini. Ketika mengunjunginya, pengunjung akan dibawa menjelajahi koleksi besar seperti lukisan, gambar, patung, manuskrip, dan foto.

Musée d'Orsay, Paris

Galeri Paris ini menampung puluhan karya terkenal oleh seniman Prancis yang hidup dan bekerja dari tahun 1848 hingga 1914. Pengunjung bisa menyaksikan karya seni dari seniman terkenal dunia seperti Monet, Gauguin, dan Cazzanne secara virtual di museum ini.

National Museum Of Anthropology, Mexico City

Museum ini didedikasikan untuk warisan pra-Hispanik Meksiko dan merupakan rumah bagi berbagai artefak arkeologi dan sejarah. Terdapat 23 ruang pameran yang menampilkan berbagai benda kuno, bahkan termasuk beberapa dari peradaban Maya kuno. (agn/end)