Hamil kala Pandemi, Katy Perry Terdampak Secara Mental

CNN Indonesia | Rabu, 13/05/2020 10:28 WIB
UNSPECIFIED - MAY 09: In this screengrab, Katy Perry performs during SHEIN Together Virtual Festival to benefit the COVID-19 Solidarity Response Fund for WHO powered by the United Nations Foundation on May 09, 2020.   Getty Images/Getty Images for SHEIN/AFP Katy Perry mengakui kondisi pandemi yang mengurungnya di rumah, ditambah tengah hamil, benar-benar berpengaruh pada mentalnya. (AFP/GETTY IMAGES)
Jakarta, CNN Indonesia -- Katy Perry baru-baru ini mencurahkan kegelisahannya karena hamil di tengah masa pandemi global Covid-19 dan harus berjuang dengan kesehatan mentalnya.

"Terkadang saya tak tahu apa yang lebih buruk mencoba menghindari virus atau gelombang depresi yang menyertai kehidupan normal baru ini," kata Perry dalam unggahan di Twitter, Rabu (13/5) dini hari waktu Indonesia.




Kegelisahan ini bukan kali pertama yang disampaikan Perry terkait kehamilannya. Selama akhir pekan lalu, dia juga berbagi tentang perubahan hormon dan suasana hati yang dialami.

Kala itu, ia bergabung dalam acara live streaming SHEIN Together, kegiatan amal untuk COVID-19 Solidarity Response Fund untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dalam siaran itu, juri American Idol ini mengaku dia mengalami lima hari baik dalam sepekan dan sisanya menangis.

"Aku menangis ketika aku melihat ke bawah jari kakiku atau aku menangis ketika hanya melakukan tugas-tugas sederhana," katanya.

Serupa dengan kicauan terbarunya, dia juga menjelaskan bahwa berada di rumah saja telah mempengaruhi kesehatan mentalnya.

"Saya pikir banyak dari itu adalah hormonal dan saya tidak terbiasa berada di sekitar begitu banyak orang dalam ruang sempit selama waktu yang lama," ungkap sang penyanyi. "Aku terbiasa pergi [ke luar] sepanjang waktu."

"Tidak ada tempat lain selain mobil saya. Jadi saya sering pergi ke mobil saya. Itu adalah ruang aman saya."

Untungnya, Perry menjalani karantina bersama tunangannya, Orlando Bloom yang berada di sisi selama kehamilan. Sumber E! mengatakan bahwa pasangan ini pun mulai menyiapkan hal-hal untuk buah hati mereka.

"Mereka semakin bersemangat dan mulai mendekorasi kamar anak," kata sumber tersebut. "Mereka ingin melakukan acara baby shower tetapi merasa akan lebih aman untuk melakukannya setelah bayi lahir dan melihat situasi saat itu."

Sumber tersebut juga mengklaim bahwa Perry dan Bloom akan melakukan perayaan ketika waktunya tepat. Sebelumnya, pasangan ini dilaporkan hendak menggelar pesta pernikahan di Jepang tapi harus ditunda karena pandemi.

Perry mengumumkan kehamilan pertamanya lewat perilisan lagu dan video musik Never Worn White awal Maret lalu. Bloom yang juga ayah dari putra berusia 9 tahun bernama Flynn (dengan mantan istri Miranda Kerr) melamar Perry pada Hari Valentine tahun lalu.

"Orlando dan saya dipersatukan dengan pendekatan kami," kata Perry kepada Stellar Magazine tentang rencana pernikahan.

"Ini bukan tentang pestanya. Ini adalah tentang kebersamaan orang-orang yang akan meminta pertanggungjawaban kita ketika segalanya menjadi sangat sulit. Itu hanya fakta ketika Anda bersama seseorang yang menantang Anda untuk menjadi diri terbaik Anda."

[Gambas:Youtube]



(agn/end)