Kisah Persahabatan TXT dalam The Dream Chapter: Eternity

CNN Indonesia | Selasa, 19/05/2020 18:21 WIB
TXT Boyband TXT akhirnya kembali dengan album mini baru, The Dream Chapter: Eternity, dengan Can't You See Me sebagai lagu utama. (Dok. Big Hit Entertainment via TXT Official Facebook)
Jakarta, CNN Indonesia -- Boyband TXT akhirnya kembali dengan album mini baru, The Dream Chapter: Eternity, dengan Can't You See Me sebagai lagu utama.

Can't You See Me merupakan lagu synthesizer pop yang menceritakan kebingungan dalam pertemanan. Persahabatan memang menjadi inti dari The Dream Chapter: Eternity, bagian ketiga dari mini album TXT selama ini.

"Jika album Star dan Magic sebelumnya membicarakan keindahan pertemanan dan membuat kenangan bersama, Eternity tentang menghadapi masalah, kebencian, tapi mengharapkan bantuan teman di saat yang bersamaan," kata salah satu personel TXT, Yeon-jun.  


Dengan latar belakang tersebut, TXT memutuskan membuat lagu dan album baru mereka dengan suasana lebih gelap. Koreografi Can't You See Me juga menggambarkan kerusakan persahabatan dengan emosi di dalamnya.

Kerusakan tersebut juga terlihat dalam video musik Can't You See Me. Diawali dengan lima sahabat yang menghabiskan waktu bersama dalam sebuah rumah, permasalahan mulai terjadi dan terlihat lewat perubahan suasana.

Para member mulai menghancurkan buah-buahan berwarna merah, seperti stroberi dan tomat, kemudian melemparkannya ke dinding.

"My friends don't understand me anymore," kutpan lirik lagu tersebut.

[Gambas:Youtube]

Yeon-jun juga mengatakan bahwa saat syuting video musik tersebut, ia juga mengingat pengalaman pribadinya.

"Saya mengingat kenangan ketika kesepian harus pisah sekolah dari teman-teman saya. Saya memberi tahu hal itu kepada Bang Si-hyuk dan ia menyarankan saya untuk menyalurkan perasaan itu saat syuting," cerita Yeon-jun seperti dilansir Korea Herald.

Meski bernuansa gelap, TXT menyatakan Eternity berakhir bahagia karena mereka menceritakan perjuangan menghadapi kekelaman dan mengutamakan hal-hal yang baik dalam persahabatan.

Lebih lanjut, Yeon-jun mengatakan bahwa seluruh personel terlibat dalam pembuatan musik The Dream Chapter: Eternity.

Lagu Maze in the Mirror, misalnya, ditulis kelima member TXT dan Beom-gyu dipercaya menjadi produser. Lagu tersebut menggambarkan hari-hari TXT ketika masih menjadi trainee.

"Saya memproduksi Maze in the Mirror ketika pertama kali belajar membuat lagu. Sebagai trainee, saya sering menghadapi kesulitan dengan penilaian bulanan dan merasakan banyak tekanan sebagai member yang terakhir masuk," ucap Beom-gyu.

"Saya merasa seperti tersesat dalam labirin. Setelah Bang Si-hyuk mendengar lagu itu, ia memutuskan memasukkannya ke album. Itu merasa luar biasa karena hasil kerja saya dulu bisa dipromosikan bersama member lain."

Selain itu, Yeon-jun juga menuliskan bagian rap untuk lagu Fairy of Shampoo, remake dari karya bertajuk serupa yang dipopulerkan Light & Salt pada 1990-an.

"Kami selalu takut dengan masa depan yang tidak pasti sebagai trainee. Lagu tersebut menceritakan kisah kami sendiri," kata Yeon-jun.

Kisah perjalanan TXT juga tertuang dalam lagu lainnya, seperti Drama dan Puma.

Sejak dirilis pada Senin (18/5), The Dream Chapter: Eternity langsung berada di puncak tangga musik iTunes di beberapa negara. Lagu Can't You See Me juga berada di puncak tangga lagu iTunes di beberapa kawasan. (chri/has)