REVIEW KONSER

Konser Virtual Isyana Sarasvati, Maksimal di Kala Pandemi

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Jumat, 22/05/2020 09:40 WIB
Konser virtual Isyana Sarasvati bertajuk Lexicon+, Rabu (20/5). Meski instrumen direkam terpisah, Isyana Sarasvati dan The Tuttis tetap tampil maksimal dalam konser virtual LEXICON+ Virtual Home Concert. (CNNIndonesia/Tri Wahyuni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Saya kira hanya pergelaran konvensional yang bisa molor, ternyata konser virtual Isyana Sarasvati bertajuk LEXICON+ Virtual Home Concert juga terlambat, padahal sudah direkam terlebih dulu. Namun, keterlambatan itu terbayar lunas dengan penampilan luar biasa Isyana.

Dijadwalkan pukul 20.20 WIB pada Rabu (20/5), konser baru mulai 21.10 WIB dengan Isyana dan band pengiringnya, The Tuttis, membawakan lagu Lexicon dan Sikap Duniawi tanpa jeda.

Penampilan Isyana dengan The Tuttis membawakan dua lagu itu sangat-sangat bagus. Emosi tetap sampai meski penampilan secara virtual. Saya sempat merinding di beberapa bagian, tidak menyangka penampilan mereka akan sebagus itu.


Walau sebenarnya saya yakin instrumen dan vokal yang direkam di rumah masing-masing melewati proses edit. Namun tetap saja, merekam instrumen dan vokal sendiri-sendiri tidak mudah. Setidaknya lebih dari satu kali.

Kurang lebih konser virtual ini berjalan selama satu setengah jam hingga pukul 22:40 WIB. Semua lagu dari album Lexicon dibawakan dengan sangat baik, di antaranya Biarkan Aku Tertidur, Pendekar Cahaya, Ragus Semesta.

Sayang, lagu-lagu itu dibawakan sama dengan versi album, tidak terasa ada perbedaan. Akan lebih baik bila banyak lagu dibawakan dengan aransemen lain dari versi agar ada pembeda. Bila tidak, rasanya akan serupa dengan melihat video musik di kanal YouTube.

Dari tujuh lagu album Lexicon, hanya dua lagu yang dibawakan dengan aransemen berbeda, yaitu Lagu Malam Hari dan Untuk Hati Yang Terluka. Hal ini disampaikan Isyana ketika menampilkan Gerald Situmorang sebagai kolaborator LEXICON+ Virtual Home Concert.

"Bang Gerald ini produser dari Lagu Malam Hari dan Untuk Hati Yang Terluka. Dua lagu ini khusus diaransemen ulang untuk konser," kata Isyana.

Seandainya lebih banyak lagu yang diaransemen, saya rasa LEXICON+ Virtual Home Concert akan lebih bagus dan menarik. Terlebih bagi orang-orang yang sering mendengarkan album Lexicon, termasuk saya, dan sangat ingin menonton Isyana secara langsung.

Selain itu, konser ini akan lebih baik tidak banyak menghadirkan kolaborator. LEXICON+ Virtual Home Concert menghadirkan lima kolaborator, yaitu Iwan Fals, Gerald Situmorang, Rara Sekar, Rayhan Maditra, dan Gamaliel. 
Konser virtual Isyana Sarasvati bertajuk Lexicon+, Rabu (20/5).Isyana berkolaborasi dengan Iwan Fals. (CNNIndonesia/Tri Wahyuni)
Hanya Gerald yang tampil membawakan lagu dari album Lexicon. Sementara itu, tiga kolaborator lain membawakan lagu yang pernah mereka nyanyikan dengan Isyana, sementara Iwan menampilkan dua lagunya sendiri bersama Isyana.

Sebenarnya tak masalah menghadirkan kolaborator, asalkan jangan terlalu banyak. Penampilan dengan kolaborator yang tidak membawakan lagu dari album, dalam hal ini Lexicon, berpotensi merusak emosi, alur, dan suasana konser album tersebut.

Penampilan paling tidak penting adalah ketika Isyana membawakan A Whole New World bersama Gamaliel. Emosi yang sudah menanjak sejak konser dibuka dengan Lexicon dan Sikap Duniawi mendadak turun ketika Isyana berkolaborasi dengan Gamaliel.

Penampilan dengan Gamaliel seharusnya tidak ada. Toh konser akan tetap berjalan dengan baik bila tidak ada kolaborasi dengannya.

Bila tetap ingin menghadirkan kolaborator sebagai pembeda, cukup Gerald, dengan Rara membawakan Luruh, dan Rayhan di lagu 1+1.

Terlepas dari sejumlah kekurangan, secara keseluruhan LEXICON+ Virtual Home Concert merupakan konser virtual yang baik. Kualitas audio konser ini sangat baik meski direkam dari lokasi yang berbeda-beda. (has)