Syuting di Luar Angkasa, Tom Cruise Disutradarai Doug Liman

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 27/05/2020 12:06 WIB
Actor Tom Cruise makes a surprise appearance in Hall H to promote “Top Gun: Maverick”  at the Convention Center during Comic Con in San Diego, California on July 18, 2019. (Photo by AFP  / AFP) Doug Liman sebelumnya sudah pernah bekerja sama dengan Tom Cruise, di antaranya dalam Edge of Tomorrow. (AFP Photo/Chris Delmas)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah NASA mengonfirmasi rencana bekerja sama dengan Tom Cruise dan SpaceX milik Elon Musk dalam film yang akan syuting di luar angkasa, kini proyek tersebut dilaporkan telah menemukan sutradara.

Menurut laporan Variety, Doug Liman yang sebelumnya bekerja sama dengan Cruise di "Edge of Tomorrow" dan "American Made" telah didapuk untuk mengarahkan film misteri yang sebagian akan difilmkan di luar angkasa.

Pada awal Mei lalu, tersiar bahwa Cruise dan Musk telah merencanakan dengan NASA terkait ide syuting di luar angkasa. Kabar itu kemudian dikonfirmasi oleh NASA beberapa hari kemudian.


Hingga kini, proyek film tersebut belum memiliki distributor serta detail plot cerita yang akan diusung.

Liman dan Cruise sendiri diketahui sedang mengembangkan proyek "Luna Park" di bawah produksi Paramount dan disebut memiliki peluang untuk melakukan syuting di luar angkasa. Cerita "Luna Park" berputar di sekitar sekelompok karyawan pemberontak yang nekat ke bulan untuk mencuri sumber energi.

Namun, Paramount telah membantah bahwa film tersebut merupakan proyek yang sama yang digarap Liman bersama Cruise dan NASA.

Sejauh ini, menurut Variety, perwakilan Liman dan Cruise tidak menyampaikan tanggapannya.

Liman dilaporkan akan menulis naskah dan memproduseri proyek ini bersama Cruise.

Hanya saja, proyek ini tak mungkin dilakukan dalam waktu dekat, mengingat bujet besar yang diperlukan untuk syuting serta jadwal Cruise di produksi lain yang belum beres.

Produksi dua film "Mission: Impossible" berikutnya, yang dibintangi Cruise, saat ini dihentikan karena pandemi global virus corona Covid-19. Sebelumnya, proses produksi dua film sekaligus ini telah direncanakan untuk dimulai. Namun usai dihentikan, belum diketahui jadwal produksi ini bisa kembali dilanjutkan. (agn/stu)

[Gambas:Video CNN]