Bioskop Tunggu Aturan Pemerintah soal Jadwal Buka Kembali

CNN Indonesia | Senin, 01/06/2020 08:57 WIB
Interior of empty dark cinema with rows of red seats with cup holders and popcorn. Concept of entertainment. 3d rendering toned image Bioskop menanti arahan dari pemerintah terkait ketentuan operasional selama periode new normal. (Istockphoto/dolgachov).
Jakarta, CNN Indonesia -- Jaringan bioskop Indonesia menunggu instruksi atau surat edaran pemerintah mengenai detail pengoperasian kembali selama periode new normal. Public Relation Manager CGV Cinemas Hariman Chalid mengatakan pengoperasian kembali CGV Cinemas belum tentu bersamaan dengan pembukaan kembali pusat perbelanjaan.

"Pembukaan mal bukan berarti CGV juga akan dibuka di tanggal tersebut karena belum ada instruksi spesifik dari pemerintah mengenai industri bioskop boleh kembali dibuka," kata Hariman kepada CNNIndonesia.com, Minggu (31/5).

Menurutnya, saat ini CGV Cinemas tetap memperhatikan informasi terkini sekaligus instruksi pemerintah pusat dan daerah terkait wabah virus corona.


Mereka menunggu surat edaran sama seperti yang diterbitkan pemerintah pada Maret 2020 kala Covid-19 mewabah di Indonesia dan meminta sejumlah industri hiburan, termasuk bioskop, tutup sementara demi meredam penyebaran virus corona.

"Kami menunggu surat edaran dari pemerintah yang menginstruksikan atau mencantumkan secara spesifik tentang industri bioskop boleh beroperasi kembali," tutur Hariman.

Apabila sudah mengetahui instruksi detail pengoperasian kembali bioskop, CGV Cinemas disebut akan menyambut pecinta film dan bioskop dengan film-film yang sebelumnya tunda tayang sekaligus film terbaru.

"Iya betul (film-film tunda tayang) dan film yang baru dirilis Juni," kata Hariman.

Penayangan tersebut disertai dengan protokol kebersihan dan kesehatan yang ketat seperti pengecekan suhu kepada seluruh karyawan serta pengunjung bioskop, penggunaan masker selama berada di sana, hingga pengurangan kapasitas penonton dalam satu studio.

Hal serupa disampaikan Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI Dewinta Hutagaol. Cinema XXI dipastikan tetap mengutamakan kebersihan, aspek kesehatan, serta keselamatan bagi seluruh karyawan dan pengunjung bioskop kala sudah beroperasi kembali.

"Saat waktunya tiba, selain kami siap untuk menyambut kembali para pengunjung setia, kami juga tetap memberlakukan protokol yang telah disesuaikan dengan kondisi yang ada, termasuk kegiatan operasional sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan atau diinstruksikan pemerintah, pusat maupun daerah," kata Dewinta.

Sejumlah jaringan bioskop di Indonesia tak beroperasi selama pandemi Covid-19. Cinema XXI memutuskan menutup seluruh bioskop di DKI Jakarta mulai 23 Maret 2020 hingga 5 April 2020.

Namun, salah satu jaringan bioskop terbesar di Indonesia itu memperpanjang sekaligus memperluas lingkup penutupan menjadi 1.182 layar di 218 lokasi bioskop yang tersebar di 52 kota di seluruh Indonesia, hingga waktu yang belum ditentukan.

[Gambas:Video CNN]

Serupa, CGV Cinemas juga menyatakan menutup semua lokasi bioskopnya sementara waktu mulai 31 Maret 2020 sebagai pencegahan penyebaran virus corona.

Sejak April 2020, laman situs Cinepolis pun menuliskan pernyataan serupa yang berbunyi, "Demi memprioritaskan kesehatan dan keamanan pengunjung serta pegawai kami, dengan berat hati kami informasikan bahwa bioskop Cinepolis akan ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan."



(chr/sfr)