Lee mengunggah film yang diberi tajuk 3 Brothers-Radio Raheem, Eric Garner, and George Floyd itu melalui akun Twitter pribadinya.
Berdurasi 1,5 menit, film itu dibuka dengan tulisan berwarna merah berbunyi, "Apakah sejarah akan berhenti terulang?"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
"Mengapa orang tak juga mengerti alasan orang beraksi seperti sekarang ini? Ini bukan hal baru. Kita melihat kerusuhan pada 1960-an, pembunuhan Dr. King. Setiap ada yang salah dan kami tidak mendapatkan keadilan, rakyat bereaksi karena mereka merasa harus didengar," ujar Lee saat berbincang dengan CNN mengenai film pendek itu.
Kematian warga kulit hitam di tangan aparat kepolisian AS memang bukan hal baru. Insiden yang menimpa Floyd saja merupakan kasus keempat pada tahun ini.
Kasus ini lantas memicu demonstrasi besar-besaran di AS. Sejumlah pesohor juga menyatakan dukungan mereka terhadap aksi damai tersebut, termasuk Beyonce.
"Kita butuh keadilan untuk George Floyd. Kita semua menyaksikan pembunuhannya di siang hari bolong. Kita patah hati dan muak. Kita tidak bisa menormalkan rasa sakit ini," ujar Beyonce seperti dikutip NME.
Suami Beyonce, Jay-Z, juga buka suara dengan berkata, "Ya, saya manusia, seorang ayah dan pria kulit hitam yang kesakitan, dan saya bukan satu-satunya." (has)