Steve McQueen Dedikasikan Film Pilihan Cannes ke George Floyd

CNN Indonesia | Kamis, 04/06/2020 07:42 WIB
British director Steve McQueen poses for photographers on the red carpet as he arrives for the BFI London Film Festival Awards in central London on October 15, 2016. (Photo by Niklas HALLE'N / AFP) Sutradara peraih piala Oscar berkat 12 Years a Slave, Steve McQueen, mendedikasikan filmnya yang terpilih dalam festival Cannes untuk George Floyd. (AFP/Niklas Halle'n)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sutradara peraih piala Oscar berkat 12 Years a Slave, Steve McQueen, mendedikasikan filmnya yang terpilih dalam festival Cannes untuk George Floyd, warga kulit hitam korban kekerasan aparat di Amerika Serikat.

"Saya mendedikasikan film-film ini untuk George Floyd dan semua orang kulit hitam lainnya yang dibunuh, terlihat atau tidak, di AS, Inggris, dan di manapun," ujar McQueen seperti dikutip Variety.

Ia kemudian mengutip salah satu pepatah Afrika, "'If you are the big tree, we are the small axe.' Black Lives Matter."


Pada Cannes tahun ini, dua film karya McQueen masuk daftar pendek, yaitu Mangrove dan Lovers Rock. Kedua film itu merupakan bagian dari antologi Small Axe yang terdiri dari lima cerita panjang.

Secara keseluruhan, Small Axe mengungkap kisah komunitas West Indian di London, Inggris, dari medio 1960-an hingga pertengahan 1980-an.

Tajuk Small Axe sendiri diambil dari pepatah Afrika yang populer setelah dikutip oleh Bob Marley and the Wailers dalam salah satu lagunya.

Salah satu aktor yang tampil di Small Axe, John Boyega, juga turut serta dalam aksi Black Lives Matter di London.

Dalam demonstrasi yang merebak di berbagai negara setelah insiden George Floyd tersebut, Boyega menyampaikan pesan keras.

"Kehidupan kulit hitam selalu penting. Kita selalu penting. Kita selalu berarti. Kita selalu sukses, dan sekarang lah waktunya. Saya tidak akan menunggu," katanya. (has/has)