'Harry Potter' Buka Suara Soal Kontroversi Kicauan JK Rowling

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 09/06/2020 09:50 WIB
Actor Daniel Radcliffe reacts on stage after receiving the Kicauan JK Rowling yang kontroversial soal transgender membuat Daniel Radcliffe dan pemain Harry Potter lain ikut buka suara. (AFP/CHARLY TRIBALLEAU)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemeran Harry Potter, Daniel Radcliffe buka suara terkait kontroversi kicauan JK Rowling terkait transgender. Bukan hanya Radcliffe, pemeran salah satu kekasih Harry Potter, Cho Chang yang dimainkan oleh Katie Lung, juga ikut bersuara.

Dalam sebuah esai yang diunggah dalam laman the Trevor Project, Radcliffe menyatakan dukungannya terhadap kelompok transgender yang sekaligus membantah anggapan JK Rowling bahwa kelompok transgender tidak mengalami menstruasi.

"Transgender perempuan juga perempuan," kata Radcliffe dalam esai tersebut.


"Pernyataan apapun yang berlawanan [dengan transgender] menghapus identitas dan martabat masyarakat transgender dan bertentangan dengan seluruh saran yang diberikan oleh asosiasi kesehatan profesional yang jauh lebih ahli soal ini dibanding saya maupun Jo [JK Rowling]," lanjutnya.

Radcliffe mengutip bahwa sebanyak 78 persen dari anak muda yang menyatakan dirinya non-biner dan transgender mengaku menerima diskriminasi terkait identitas gender mereka.

"Jelas bahwa kita perlu melakukan lebih banyak untuk mendukung kelompok transgender dan non-biner, bukan memvalidasi identitas mereka, dan bukan menyebabkan bahaya yang lebih jauh," kata Radcliffe.

Semua bermula ketika JK Rowling mengomentari sebuah artikel yang membahas kerentanan para perempuan dan kelompok non-biner atau genderqueer yang mengalami menstruasi terhadap situasi pasca pandemi.

Atas penamaan "orang yang menstruasi" tersebut, JK Rowling memberikan komentar, "'Orang yang menstruasi. Saya yakin ada penggunaan kata untuk orang-orang itu. Seseorang bantu saya. Wumben? Wimpund? Woomud?"

Kicauan tersebut menimbulkan kecaman dari netizen. JK Rowling disebut anti-trans dan transfobia terhadap kelompok masyarakat transgender, non-biner atau genderqueer yang juga mengalami menstruasi. Ia pun menanggapi berbagai kecaman tersebut.





JK Rowling juga dinilai telah mencederai kecintaan para penggemar Harry Potter akibat kicauan tersebut. Sebagian pihak menilai, nilai-nilai cinta dan kasih sayang yang ditonjolkan dalam tujuh buku Harry Potter telah menjadi inspirasi banyak penggemar dari kelompok LGBT untuk mengakui identitas mereka.

Daniel Radcliffe pun menanggapi ungkapan kekecewaan para penggemar Harry Potter tersebut dalam esainya. "Kepada seluruh pihak yang kini merasa pengalaman mereka dengan buku-buku tersebut telah ternoda atau berkurang, saya dengan tulus memohon maaf atas rasa sakit akibat komentar tersebut kepada kalian,"

"Saya sungguh berharap bahwa kalian tidak seutuhnya kehilangan apa yang berharga dalam cerita tersebut dalam hidup kalian. Bila buku-buku ini mengajarkan kalian bahwa cinta adalah kekuatan terbesar dalam semesta, mampu mengalahkan segalanya; bila cerita itu mengajarkan kalian bahwa kekuatan ditemukan dalam keberagaman, dan bahwa gagasan dogma atas kemurnian identitas menyebabkan aksi opresi terhadap kelompok rentan; bila kalian percaya bahwa sebagian karakter adalah trans, non-biner, atau gender fluid, atau bahwa mereka gay atau biseksual; bila kalian menemukan apa pun dalam cerita tersebut yang cocok dengan kalian dan membantu kalian dalam banyak kesempatan dalam hidup - maka apa yang terjadi antara buku-buku itu dengan kalian adalah hal yang suci," kata Radcliffe.

Infografis Kamus LGBTFoto: CNN Indonesia/Laudy Gracivia
Infografis Kamus LGBT

"Dan dalam pendapat saya, tak ada siapa pun yang bisa menyentuh itu. Itu bermakna sesuai dengan apa yang kalian rasakan, dan saya berharap komentar-komentar itu tidak akan terlalu menodai hal tersebut," lanjutnya.

Daniel Radcliffe bahkan menyebut dirinya menyadari esai yang ia tulis itu bisa dimanfaatkan media sebagai bahan "adu domba" antara dirinya dengan JK Rowling. Ia pun menyadari bahwa penulis Inggris tersebut tak diragukan amat berperan dalam karier juga hidupnya. Namun ia tetap harus bersuara.

"Sebagai seseorang yang telah diberikan kehormatan untuk bekerja dengannya dan berlanjut untuk berkontribusi dalam The Trevor Project selama sedekade terakhir, dan sebagai seorang manusia, saya merasa terdorong untuk mengatakan sesuatu saat ini." katanya, dikutip dari Variety.

Bukan hanya Daniel Radcliffe, Katie Leung yang memerankan sosok Cho Chang juga buka suara terkait kontroversi tersebut. Cho Chang merupakan karakter murid asrama Revenclaw yang pernah ditaksir Harry Potter dan keduanya sempat menjalani asmara singkat.

Katie Leung membuat sebuah utas setelah banyak yang bertanya kepadanya tanggapan Cho Chang atas kicauan JK Rowling. Alih-alih mengucapkan serangkaian kalimat, ia justru membuat utas yang berisi petisi dan donasi untuk mendukung kelompok LGBT dan kulit hitam.







Aksi Leung itu pun mendapatkan sambutan hangat dari penggemarnya.





Bukan hanya Katie Leung dan Daniel Radcliffe, kecaman terhadap kicauan JK Rowling tersebut juga datang dari sejumlah selebritas, seperti Jonathan Van Ness dan Halsey.





(end)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK