Dua Lipa hingga Coldplay Desak Inggris Bantu Industri Musik

CNN Indonesia | Sabtu, 04/07/2020 14:55 WIB
NEW YORK, NY - JANUARY 27: Dua Lipa performs onstage during Billboard and Mastercard present a night with Dua Lipa at Mastercard House on January 27, 2018 in New York City.   Christopher Polk/Getty Images for Mastercard/AFP Ribuan musisi Inggris, mulai dari Dua Lipa hingga Coldplay, meminta pemerintah membantu pekerja di industri musik yang terkena dampak krisis akibat pandemi. (Christopher Polk/Getty Images for Mastercard/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ribuan musisi Inggris, mulai dari Dua Lipa hingga Coldplay, meminta pemerintah membantu para pekerja di industri musik yang terkena dampak krisis pandemi penyakit akibat virus corona atau Covid-19.

Para musisi tersebut melayangkan protesnya melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Menteri Kebudayaan Inggris, Oliver Dowden.

Di antara ribuan musisi tersebut, terdapat nama-nama besar lainnya, seperti Ed Sheeran, Lewis Capaldi, Rod Stewart, Rita Ora, Dua Lipa, Sam Smith, Liam Gallagher, Paul McCartney, hingga The Rolling Stones.


Melalui surat tersebut, ribuan musisi itu memperingatkan pemerintah mengenai risiko masa depan kelam bagi ratusan ribu pekerja di sektor musik jika tak ada upaya bantuan lanjutan.

Surat permohonan itu menegaskan bahwa pertunjukan musik merupakan salah satu sumber kesuksesan bidang sosial, budaya, dan ekonomi dalam satu dekade terakhir. Namun di tengah pandemi, menurut mereka, sektor musik terus terancam.

"Dengan pembatasan sosial yang tak tahu kapan berakhir atau dukungan dari pemerintah yang belum disepakati, masa depan untuk konser, festival, dan ratusan ribu orang yang bekerja di dalamnya tampak suram," demikian bunyi surat tersebut.

Pernyataan itu berlanjut, "Sampai bisnis-bisnis ini nanti dapat beroperasi kembali--yang kemungkinan paling awal baru pada 2021--dukungan pemerintah akan sangat penting untuk mencegah kebangkrutan massal dan akhir dari industri terkemuka dunia ini."

Surat itu juga menyerukan batas waktu yang jelas untuk membuka kembali lokasi tanpa jarak sosial, paket dukungan finansial, jaminan pekerjaan komprehensif, akses ke keuangan, serta pembebasan PPN penuh atas penjualan tiket.

"Pertunjukan yang luar biasa tidak akan terjadi tanpa tim yang luar biasa di belakang panggung, tetapi mereka semua akan keluar dari pekerjaan ini kecuali kita bisa kembali ke sana dan melakukan apa yang kita sukai," kata Liam Gallagher tentang Covid-19.

Dua Lipa menambahkan, "Sangat penting bagi seniman seperti saya untuk berbicara dan mendukung industri pertunjukan musik di Inggris."

Bertepatan dengan inisiatif ini, para musisi berjanji mengunggah rekaman video dan foto pertunjukan terakhir mereka dengan tagar #LetTheMusicPlay.

[Gambas:Instagram]

Para penggemar juga didorong untuk mengunggah pertunjukan terakhir yang mereka tonton sebagai dukungan bagi industri musik Inggris selama masa penutupan karena pandemi.

[Gambas:Instagram]

(agn/has)