Sinopsis Love, Karya Gaspar Noe di Cannes 2015

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 10/07/2020 04:38 WIB
Love karya Gaspar Noe Sutradara Argentina, Gaspar Noe merilis Love, film keempatnya yang ditulis, digarap, dan disunting olehnya sendiri pada 2015. (dok. Les Cinémas de la Zone/RT Features/Rectangle Productions via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sutradara Argentina Gaspar Noe merilis Love, film keempatnya yang ditulis, digarap, dan disunting olehnya sendiri pada 2015. Berikut sinopsis Love yang tayang perdana di Cannes Film Festival 2015.

Kehidupan Murphy, pria asal Amerika lulusan sekolah film di Paris, kacau balau. Hidupnya rumit, terutama ketika ia masih tak bisa melepaskan bayang-bayang kekasihnya, Electra, dari benaknya.

Padahal, Murphy kini telah berkeluarga. Ia memiliki anak dengan perempuan bernama Omi. Itu pun terjadi karena sebuah kecelakaan. Omi adalah orang ketiga di antara Murphy dan Electra.


Kemelut perasaan Murphy semakin runyam ketika ia mengetahui Electra menghilang entah kemana selama beberapa bulan. Ibu Electra terus menelpon Murphy mencari anaknya.

Murphy dan Electra putus dengan cara yang amat menyakitkan bagi keduanya.

Murphy hanya punya satu hal: menggunakan pemberian terakhir Electra kepadanya, opium, untuk lari dari kegundahgulanaan. Dalam buaian opioid, Murphy pun mengenang dua tahun kencannya bersama Electra yang penuh eksplorasi, fantasi, dan mimpi.

Murphy dan Electra bertemu kala pria itu masih menjadi mahasiswa sekolah film di Paris. Keduanya menjalin asmara selayaknya pasangan pada umumnya.

Namun suatu kali, mereka berdua saling terbuka untuk mengeksplorasi fantasi liar yang belum pernah mereka lakukan.

Love karya Gaspar NoeSinopsis Love mengisahkan Murphy dan Electra bertemu Omi, gadis pirang asal Denmark yang pindah ke unit apartemen sebelah mereka. (dok. Les Cinémas de la Zone/RT Features/Rectangle Productions via IMDb)

Keduanya pun bertemu Omi, gadis pirang asal Denmark yang pindah ke unit apartemen sebelah mereka. Setelah dekat, ketiganya rupanya terlibat dalam hubungan yang lebih jauh.

Semula hubungan mereka berjalan seperti yang diinginkan. Namun fantasi dan eksplorasi mereka rupanya berjalan terlalu jauh dan menimbulkan situasi yang tak menyenangkan bagi seluruh pihak.

Sementara itu, berbagai kenangan petualangan liar Murphy dan Electra bersama segala emosi yang menyertainya muncul satu per satu dan semakin membuai Murphy yang berada di bawah pengaruh obat.

Love dirilis pertama kali dalam Cannes Film Festival 2015 setelah lima tahun tak menghasilkan karya. Selain tayang di Cannes, film ini juga tayang di Toronto International Film Festival.

Love karya Gaspar NoeLove dirilis pertama kali dalam Cannes Film Festival 2015 setelah lima tahun tak menghasilkan karya.  (dok. Les Cinémas de la Zone/RT Features/Rectangle Productions via IMDb)

Love merupakan karya keempat dari sutradara Gaspar Noe yang terkenal akan penerapan the cinema du corps yang secara sinematografi kadang membuat penonton merasa tak nyaman, kemudian konfrontatif, dan eksploratif terhadap hal seksualitas.

Dalam Love, Gaspar Noe benar-benar secara gamblang mengeksplorasi cerita, baik secara emosional, nuansa, hingga arah seksualitas. Oleh karenanya, sebagian pihak menilai Love sebagai drama erotis, namun yang lain menilai sebagai drama porno.

Begitu dirilis, film ini tak terlalu memukau para kritikus. Nilai film ini di laman agregator Rotten Tomatoes hanya sebesar 39 persen dengan rata-rata rating penonton 5,1 dari 10.

Film ini tayang di Netflix pada 2017, namun hanya ada di sejumlah wilayah tertentu.

[Gambas:Youtube]



(end)