Ruwatan di Tugu Muda Semarang Demi Pandemi Hilang

CNN Indonesia | Sabtu, 22/08/2020 04:08 WIB
Sejumlah budayawan melakukan ritual ruwatan di Tugu Muda Semarang demi mendoakan pandemi Covid-19 segera menghilang. Sejumlah budayawan melakukan ritual ruwatan di Tugu Muda Semarang demi mendoakan pandemi Covid-19 segera menghilang. (CNN Indonesia/Damar Sinuko)
Semarang, CNN Indonesia --

Sejumlah budayawan Kota Semarang menggelar prosesi budaya meruwat atau membersihkan Tugu Muda sebagai simbol doa menghilangkan pagebluk Covid-19 dari Kota Semarang yang berstatus zona merah.

Prosesi ritual dipimpin oleh budayawan yang juga tokoh supranatural Semarang Mbah Bejo, dengan diawali keliling bundaran Tugu Muda dengan membawa sesaji dan tumpeng.

Usai memutar satu kali, Mbah Bejo dan beberapa budayawan langsung masuk ke area bawah Tugu Muda untuk mengucapkan doa secara kejawen, yang dilanjutkan dengan menyiramkan air kembang setaman memutari bawah Tugu Muda.


Prosesi ritual Ngruwat Tugu Muda yang dilakukan budayawan dan tokoh supranatural Mbah Bejo di Tugu Muda Semarang pada Kamis (20/8) malam agar pagebluk Covid-19 menghilang.Prosesi ritual Ngruwat Tugu Muda yang dilakukan budayawan dan tokoh supranatural Mbah Bejo di Tugu Muda Semarang pada Kamis (20/8) malam agar pagebluk Covid-19 menghilang. (CNN Indonesia/Damar Sinuko)

Oleh Mbah Bejo, ritual ngruwat Tugu Muda adalah ritual permohonan kepada Yang Kuasa agar pagebluk wabah Covid-19 menghilang dari Kota Semarang. Waktu ritual yang digelar pada hari pertama bulan Suro sengaja dipilih karena menjadi waktu yang sakral bagi tradisi Kejawen.

"Tugu Muda itukan simbol atau ikon dari Kota Semarang. Malam ini pas hari pertama Suro, kami lakukan ritual doa untuk Semarang agar terbebas dari Covid-19," ungkap Mbah Bejo usai prosesi ritual pada Kamis (20/8) malam.

"Selama ini belum pernah ada kegiatan Ngruwat Tugu Muda, jadi kami mencoba mengawali," lanjutnya.

Prosesi ritual Ngruwat Tugu Muda ini pun mengundang perhatian warga yang kemudian datang untuk melihat jalannya ritual.

"Ritual begini saya sangat jarang melihat. Ini budaya banget, harus rutin. Kan tujuannya baik, berdoa untuk keselamatan Kota Semarang dan warganya", kata Hari, warga asal Jakarta.

Ritual meruwat Tugu Muda diakhiri dengan makan bersama tumpeng yang sebelumnya diberi doa agar menjadi berkah bagi yang memakannya.

(dmr/end)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK