Libur Chuseok 2020 Bakal Sepi dari Film Blockbuster Korea

CNN Indonesia | Rabu, 16/09/2020 13:24 WIB
Chuseok 2020 dinilai akan menjadi liburan yang paling sepi dari film-film blockbuster lokal akibat peningkatan kasus harian Covid-19 di Korea. Ilustrasi bioskop di Korea. (AFP/JUNG YEON-JE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dampak gelombang kedua Covid-19 di Korea Selatan terhadap industri film dan bioskop semakin terlihat. Chuseok 2020 dinilai akan menjadi liburan yang paling sepi dari film-film blockbuster lokal akibat peningkatan kasus harian Covid-19 secara nasional di Korea.

Padahal, Chuseok biasanya menjadi hari libur nasional yang mendatangkan paling banyak penonton dalam setahun ke bioskop. Hal tersebut pula yang biasanya membuat distributor memilih menayangkan film-film besar pada hari libur Chuseok.

Chuseok merupakan hari bulan purnama atau festival panen yang menjadi hari libur nasional Korea. Chuseok dirayakan pada 1 Oktober. Namun, orang-orang Korea sudah libur sejak 30 September-2 Oktober.


Namun tahun ini, film-film box office lokal termasuk sci-fi Space Sweepers yang dibintangi Song Joong-ki menunda jadwal perilisan. Hasilnya, seperti dilansir Yonhap, film-film kelas menengah mendapatkan kesempatan langka untuk bersaing memperebutkan posisi teratas box office Korea dalam lima hari libur Chuseok.

Film misteri thriller Diva diperkirakan dapat memimpin persaingan tersebut karena dirilis satu pekan sebelum musim liburan dimulai. Film yang dibintangi Shin Min-ah ini menceritakan penyelam profesional yang kehilangan ingatan setelah mengalami kecelakaan mobil misterius.

Selain Diva, film thriller Night of the Undead juga akan tayang pada 29 September, satu hari sebelum libur Chuseok. Film yang dibintangi Lee Jung-hyun ini menceritakan So-hee yang mengetahui bahwa suaminya bukan lagi manusia dan mencoba membunuhnya. Agen pemerintah dilibatkan untuk melawan suaminya.

Di hari yang sama, film keluarga bertajuk Pawn juga akan dirilis. Film ini menceritakan Doo-seok, seorang penagih utang yang menerima seorang anak, Seung-yi, sebagai jaminan dari pekerja imigran ilegal.

Tepat di saat libur Chuseok dimulai, film Stone Kipping akan tayang dan menceritakan Seok-goo, pria berusia 30 tahun yang memiliki kecerdasan seperti anak berusia 8 tahun. Suatu kejadian membuat Seok-goo dituding sebagai tersangka oleh penduduk desa.

Meski film-film 'kelas' menengah akan tetap tayang pada libur Chuseok, pelaku industri menilai bioskop akan tetap lesu dalam beberapa bulan mendatang akibat minimnya film-film ternama saat liburan Chuseok.

Jumlah rata-rata penonton bioskop juga dilaporkan telah turun selama beberapa pekan karena kebijakan jaga jarak sosial diperketat setelah sekitar 100 kasus Covid-19 baru dilaporkan setiap hari di Korea Selatan.

(chri)

[Gambas:Video CNN]