Sebulan Pascaledakan Beirut, Artis Gelar Konser Virtual

CNN Indonesia | Senin, 21/09/2020 02:30 WIB
Sebuah konser digelar di Beirut, Libanon, untuk mengenang para korban ledakan dahsyat yang terjadi sebulan lalu di kota pelabuhan tersebut. Ilustrasi konser musik. (AFP/Christophe ARCHAMBAULT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah konser digelar di Beirut, Libanon, untuk mengenang para korban ledakan dahsyat yang terjadi sebulan lalu di kota pelabuhan tersebut.

4 Agustus lalu sebuah ledakan terjadi di pelabuhan Beirut hingga menewaskan lebih dari 190 orang, ratusan lain terluka, serta kerusakan dan kehancuran bangunan di seantero kota.

"Untuk memungkinkan bagi kita berduka cita, untuk memberi waktu saling mengingatkan, penting bagi kita memiliki momen ini lewat musik, ujar Direktur Artistik konser, Jean Louis Mainguy.


Konser itu sendiri digelar di kebun Istana Sursock. Istana yang menjadi warisan budaya Beirut ini juga mengalami kerusakan seperti pada jendela, atap, dan langit-langit akibat ledakan.

Konser yang digelar sendiri tanpa penonton di lokasi, namun disiarkan langsung baik di saluran tv lokal maupun mencoba musik klasik.

Portet-portret para korban ledakan pun dipamerkan di gedung tersebut sebagai display dengan masing-masing di depannya terdapat gedung heritage.

(Antara/kid)

[Gambas:Video CNN]