Niall Horan Gelar Konser Virtual Bantu Kru Terdampak Pandemi

CNN Indonesia | Senin, 26/10/2020 23:00 WIB
Mantan personel One Direction, Niall Horan akan menggelar konser streaming penggalangan dana di tempat prestisius, Royal Albert Hall. Niall Horan akan gelar konser amal untuk kru terdampak pandemi. (Kevin Winter/Getty Images for CBS RADIO/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan personel One Direction, Niall Horan akan menggelar konser streaming penggalangan dana di tempat prestisius, Royal Albert Hall.

Melansir dari Pollstar, Niall mengatakan akan menyerahkan seluruh hasil penjualan tiket untuk membantu kru musik yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

Bintang pop keluaran ajang pencarian bakat X Factor ini menyatakan turut merasakan dampak pandemi Covid-19.


Niall dan tim terpaksa menunda sejumlah konser lantaran kondisi yang tidak memungkinkan.

Beberapa kru Niall bahkan kehilangan sumber pendapatan utama mereka dan terpaksa beralih ke profesi lain demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Manager tur saya sekarang bekerja di konstruksi bangunan, beberapa rekan juga bekerja di supermarket Tesco dan Sainsbury," tutur Niall kepada Radio BBC dikutip dari Pollstar.

"Jika tidak ada tur, mereka praktis tidak memiliki pekerjaan, mereka jadi menganggur," ia menambahkan.

Sejak satu bulan lalu, Niall mempersiapkan konser penggalangan dana live streaming ini. Niall berharap konser ini dapat menjual paling sedikit 60 ribu - 70 ribu tiket yang hasil penjualannya akan diserahkan untuk kesejahteraan kru.

Sesuai protokol kesehatan, venue konser bebas dari penonton dan pihak Niall juga tidak akan menyediakan rekaman konser untuk dipasarkan.

Selain Niall, sejumlah musisi seperti Take That, OMD, The National dan All Time Low, juga menggelar konser serupa yang hasil penjualan tiket diserahkan untuk membantu kru mereka.

Niall menyatakan sisa dana yang didapat akan didonasikan ke sebuah yayasan amal #weneedcrew yang didirikan oleh mantan asisten manajer tur One Direction.

Sejak pandemi, Niall dan kru menghentikan seluruh aktivitas tur musik yang sedianya akan berlangsung di beberapa kota besar di Australia, Asia, Eropa dan Amerika Serikat.

Selama lockdown, Niall menulis beberapa lagu baru dan melakukan wawancara di stasiun radio.

"Saya termasuk orang yang masih beruntung, tapi banyak yang tidak seberuntung saya," tuturnya.

Niall berharap musisi di Inggris dapat kembali menggelar acara musik sehingga semua pihak dapat memulai kembali kehidupan mereka. Itu berarti akan mencegah orang lebih banyak orang yang kehilangan pekerjaan.

(nly/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK