SM Gandeng 10 Firma Hukum Lawan Komentar Jahat dan Hoaks

CNN Indonesia | Senin, 02/11/2020 13:54 WIB
SM Entertainment bekerja sama dengan 10 firma hukum terbesar dan terkenal di Korea Selatan untuk melindungi artis-artisnya. SM Entertainment gandeng 10 firma hukum lawan komentar jahat netizen. (Dok. SM Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia --

SM Entertainment mengumumkan telah bekerja sama dengan 10 firma hukum terbesar dan terkenal di Korea Selatan untuk melindungi artis-artisnya. Hal tersebut diumumkan langsung melalui sejumlah akun resmi media sosialnya pada Senin (2/11).

Menurutnya, kerja sama tersebut dilakukan untuk mengambil langkah tegas terhadap komentar-komentar jahat serta hoaks yang beredar dan ditujukan kepada para artis SM Entertainment.

"Belakangan ini, komentar jahat di forum online, media sosial, dan portal berita beredar dan disebar luaskan tanpa pandang bulu. Itu menjadi alasan langkah hukum yang tegas diperlukan," tulis SM Entertainment.


"Itu juga benar-benar ilegal untuk menyebarluaskan rumor dan kabar palsu yang tidak bisa dikonfirmasi kebenarannya. Harap berhati-hati untuk tidak terlibat dalam hal-hal tak menyenangkan tersebut."

Dalam pernyataan resmi tersebut, SM Entertainment juga mengumumkan selalu menerima banyak laporan dari fan mengenai komentar jahat dan kabar bohong yang dikirimkan melalui email [email protected] sejak Desember 2017. Mereka mengaku mengecek laporan tersebut dan dikonsultasikan bersama artis satu per satu.

Oleh sebab itu, mereka meminta fan terus aktif melaporkan kepada mereka apabila menemukan komentar jahat dan kabar palsu yang ditujukan atas artis-artis SM Entertainment.

"Di masa mendatang, kami akan melakukan yang terbaik untuk menjaga dan melindungi hak serta nama baik artis kami sekaligus memberikan dukungan untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka sebagai artis."

"Sekali lagi kami mengingatkan akan mengambil langkah hukum tegas terkait hal-hal ilegal di atas. Terima kasih," tulis agensi.

Sederet artis SM Entertainment menjadi korban komentar jahat dalam tahun ini. Mulai dari Chen EXO setelah mengumumkan rencana pernikahannya pada awal 2020, Irene Red Velvet akibat permasalahan perilaku kurang menyenangkan terhadap penata gaya. Banyak warganet Korea meminta Irene keluar dari Red Velvet meski sudah meminta maaf.

Belakangan ini, Joy Red Velvet juga turut terseret dan menerima komentar jahat warganet imbas kasus Irene Red Velvet. Mereka merundung Joy mulai dari tuduhan bahwa ia sama kasarnya dengan Irene hingga permintaan untuk lebih berhati-hati dalam bersikap.

Pekan lalu, Chanyeol EXO juga menjadi korban kabar palsu usai beredar foto hoaks yang menunjukkan dirinya bersama Rose BLACKPINK. Ia juga harus menghadapi komentar jahat setelah seorang netizen mengklaim menjadi mantan kekasihnya dan menyatakan Chanyeol kerap berselingkuh.

Di sisi lain, Heechul Super Junior telah lebih dulu berani mengambil langkah tegas dalam menghadapi komentar jahat dan kabar palsu. Ia menyewa enam pengacara untuk memastikan pemberi komentar jahat jera. Tak hanya itu, Heechul juga selalu mengupdate perkembangan kasus tersebut di media sosialnya.

Ia menyatakan dan bersumpah tidak akan menunjukkan belas kasihan hingga semua pelaku tertangkap dan jera.

(chri/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK