Lukisan Botol Whisky Karya Winston Churchill Laku Rp18 M

CNN Indonesia | Kamis, 19/11/2020 04:57 WIB
Sebuah lukisan langka mantan perdana menteri Inggris, Winston Churchill, yang bergambar botol whisky terjual sekitar Rp18 miliar. Sebuah lukisan langka mantan perdana menteri Inggris, Winston Churchill, yang bergambar botol whisky terjual sekitar Rp18 miliar. (AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah lukisan langka mantan perdana menteri Inggris, Winston Churchill, yang bergambar botol whisky terjual nyaris 1 juta poundsterling atau sekitar Rp18 miliar.

Lukisan tersebut memuat gambar botol whisky Black Label keluaran Johnnie Walker yang merupakan salah satu merek minuman favorit Churchill, lengkap dengan teko dan gelas kaca.

Lukisan yang dibuat pada 1930-an tersebut terjual dengan harga 983.000 poundsterling atau sekitar Rp18,2 miliar lewat pelelangan online yang digelar oleh rumah lelang Sotheby's pada Selasa (17/11).


Harga yang dilepas lima kali lebih tinggi dari perkiraan awal dan menjadi harga tertinggi untuk sebuah lukisan karya Churchill yang dijual dalam pelelangan.

Lukisan modern pasca perang dunia kedua tersebut berjudul Jug with Bottles dan dilukis Churchill di rumahnya di kawasan pedesaan Chartwell, Kent, Inggris.

Menurut rumah lelang Sotheby's, lukisan ini sekaligus menjadi bukti kesukaan mantan salah satu pemimpin Perang Dunia II yang juga dikenal sebagai seniman amatir itu pada minuman campuran berbahan Johnnie Walker.

Churchill dikenal kerap meminum minuman alkohol itu pada pagi hari dengan campuran air soda.

Lukisan ini ia berikan kepada seorang pengusaha asal Amerika Serikat, W. Averell Harriman, yang kala itu berprofesi sebagai utusan khusus AS untuk Eropa pada 1940-an.

Sosok Harriman pernah muncul dalam foto Churchill. Dalam foto yang diambil di Moskow pada 1942, Harriman duduk di antara Churchill dan Stalin.

Lukisan ini sendiri juga sebagai salah satu bukti kedekatan antara Churchill dan Harriman.

Simon Hucker, salah satu pimpinan rumah lelang Sotheby, mengatakan Churchill adalah orang yang pemilih. Ia hanya akan memberikan hadiah kepada orang tertentu yang dianggap memiliki pandangan yang sama.

[Gambas:Instagram]



Meski begitu, rumor menyebut menantu Churchill, Pamela, berselingkuh dengan Harriman pada periode tersebut. Belum diketahui apakah Churchill mengetahui tabiat dari istri putranya dan rekannya tersebut.

Namun beberapa dekade kemudian, pada 1970-an, Pamela dan Harriman menikah dan lukisan itu dijual setelah Pamela meninggal dunia pada 1997.

Lukisan itu kemudian dibeli Barbara dan Ira Lipman, pasangan kolektor barang antik dari AS, baru kemudian masuk ke pelelangan ini setelah kedua kolektor itu meninggal dunia.

Selain lukisan tersebut, masih ada lukisan lain bertema senada karya Churchill bertajuk Bottlescape yang hingga kini masih tersimpan di rumah keluarga Winston Churchill.

(AFP, nly/end)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK