REVIEW MANGA

Mengetahui Nasib Naruto di Chapter 52 Boruto

CNN Indonesia | Minggu, 22/11/2020 12:28 WIB
Chapter 52 hanya menceritakan soal pertarungan antara Naruto dan Isshiki serta percakapan Naruto dan Kurama. Mengetahui nasib Naruto di Boruto chapter 52. (Dok. IMDB)
Jakarta, CNN Indonesia --

Chapter 52 dari serial Boruto: Naruto Next Generations telah resmi dirilis pada Jumat (20/11) malam.

Ini adalah chapter yang ditunggu oleh para penggemar Naruto karena pada chapter sebelumnya muncul informasi bahwa sang Hokage akan mati demi melindungi nyawa sang anak, Boruto.

Namun ternyata di chapter 52 tidak ada adegan yang memperlihatkan kematian Naruto.


Chapter 52 hanya menceritakan soal pertarungan antara Naruto dan Isshiki serta percakapan Naruto dan Kurama. Chapter ini lebih fokus menceritakan jurus yang akan gunakan keduanya dan berpotensi merenggut nyawa di antara mereka.

Jurus tersebut, kata Kurama, bisa digunakan dengan menggabungkan chakra antara Naruto dan Kurama tapi berbeda dengan Mode Kurama ataupun Mode Sage of Six Path.

Mode Bayron ini akan mengonsumsi chakra dari penggunanya hingga salah satu dari Kurama dan Naruto kehabisan nyawa.

Oleh sebab itu, Kurama mengingatkan agar Naruto tidak melakukan gerakan tak perlu dan fokus pada menyerang Isshiki.

Cara kerja Bayron yang mengonsumsi chakra itulah yang membuka potensi kematian Naruto dan mengagetkan para penggemarnya.

Namun secara tidak langsung, penjelasan Kurama memberikan informasi bahwa nyawa Naruto masih bisa diselamatkan jika dia mampu mengalahkan Isshiki sebelum chakranya habis.

Naruto di komik Boruto.Naruto di komik Boruto. (Screen Shot via IMDB)

Singkatnya, Naruto belum tentu akan mati.

Dalam pertarungan melawan Isshiki, Naruto yang menggunakan Mode Bayron terlihat sangat mendominasi.

Isshiki tampak kewalahan sementara Naruto masih santai sembari terus menyerang Isshiki.

Peningkatan kekuatan Naruto tak hanya membuat Isshiki terkejut, melainkan juga membuat Sasuke kagum.

Namun di tengah pertarungan, Naruto mulai kelihatan lelah karena chakranya terus dikonsumsi oleh mode tersebut.

Keadaan itu disadari oleh Isshiki yang akhirnya memahami bahwa kekuatan Naruto itu memiliki efek samping.

"Aku mengerti, peningkatan kekuatan dan kemampuan yang kau perlihatkan adalah pertaruhan dengan nyawa," kata Isshiki.

Isshiki merasa di atas angin melihat kondisi Naruto yang kepayahan.

Namun belum sempat menyerang Naruto, Isshiki tiba-tiba merasa ada yang tidak beres dengan tubuhnya. Dia merasa chakra dalam tubuhnya mengalami penurunan drastis.

Usut punya usut, penyusutan itu disebabkan pula oleh Mode Bayron yang digunakan Naruto.

Kurama mengatakan bahwa chakra semua orang berasal dari sumber yang sama dan saling berhubungan satu sama lain. Oleh sebab itu, Naruto hanya perlu menyentuh tubuh Isshiki untuk membuat chakra di tubuhnya ikut terserap oleh Bayron.

Dengan kata lain, pertarungan Naruto dan Isshiki kali ini bukan soal menang atau kalah melainkan siapa yang chakranya akan habis duluan.

Jika Naruto atau Kurama kehabisan chakra maka keduanya kalah dan potensi kematian Naruto jadi kenyataan.

Namun jika Chakra Isshiki yang habis maka Naruto akan menang dan kemungkinan besar chakranya masih tersisa sehingga dia lolos dari kematian.

Dan di momen terdesak itulah, Isshiki menggunakan cara terakhir yaitu menarik Kawaki ke medan pertempuran dan berharap dia bisa jadi kunci untuk mengalahkan Naruto.

(bac/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK