Anugerah Terindah, Teater Musikal Adaptasi Lagu Sheila On 7

CNN Indonesia | Rabu, 02/12/2020 05:35 WIB
Titimangsa Foundation akan merilis teater musikal bertajuk Anugerah Terindah di layanan streaming pada 5 Desember mendatang. Teater musikal Anugerah Terindah. (Mola TV Press)
Jakarta, CNN Indonesia --

Titimangsa Foundation akan merilis teater musikal bertajuk Anugerah Terindah di layanan streaming Mola TV pada 5 Desember mendatang. Teater itu diadaptasi dari lagu-lagu ciptaan Eross Chandra yang dipopulerkan Sheila on 7.

Pendiri Titimangsa Foundation Happy Salma menjelaskan ide membuat teater musikal adaptasi lagu sudah ada dari 6 bulan lalu. Ide itu muncul setelah ia membaca buku Alih Wahana karya mendiang Sapardi Djoko Damono, bahwa teater bisa diadaptasi dari lagu.

"Saya rasa lagu Eross selalu punya kerangka cerita yang menarik. Tetapi enggak mudah (untuk dikerjakan) dengan kondisi saat ini meski sudah terpikirkan suatu saat akan dikerjakan," kata Happy saat jumpa media virtual, Selasa (1/12).


Ide Happy untuk membuat teater musikal berjalan mulus setelah berbicara dengan perwakilan Mola TV, Mirwan Suwarsono. Pun Mirwan memberikan kebebasan sepenuhnya kepada Titimangsa Foundation.

"Mola TV ada empat pilar, yaitu lifestyle, olahraga, anak-anak, dan musikal. Untuk musik ini belum punya wadah, selama kami mampu akan kami bantu," kata Mirwan dalam kesempatan yang sama.

Lebih lanjut, Happy menjelaskan Anugerah Terindah dibuat berdasarkan delapan lagu ciptaan Eross. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci lagu apa saja yang menjadi dasar cerita teater musikal itu.

"Jujur kami pilih lagu yang bisa sing along. Saya memilih secara personal saja dan saya merasa akan bisa dirangkai menjadi cerita. Tetapi setelah dioper, ternyata sutradara 'kribo' juga karena tidak mudah merangkai cerita," kata Happy.

Pernyataan Happy disetujui oleh Agus Noor yang berperan sebagai sutradara dan penulis naskah. Menurutnya, lagu ciptaan Eros yang sudah memiliki cerita tetap sulit untuk digabung menjadi satu rangkaian cerita.

"Misalnya ada kawan dalam persahabatan yang bertengkar, atau ada sepasang kekasih yang salin mencintai kemudian putus. Satu pasangan putus, satu pasangan lain jadian. Ini bagaimana ya? 'Kribo' banget," kata Agus.

[Gambas:Youtube]

Selama pembuatan naskah Agus membayangkan film musikal Mamma Mia! (2008) yang diadaptasi dari lagu-lagu ABBA. Ia juga mengajak penulis muda karena ingin membuat cerita dengan latar waktu tahun 1980an.

"Mungkin ini naskah teater dengan tantangan terberat yang pernah saya bikin. Prosesnya ini memang tidak mudah," kata Agus.

Selain itu, Anugerah Terindah juga melibatkan Kamila Andini sebagai sutradara visual. Menurutnya, pembuatan karya visual kali ini berbeda karena harus membuat visual dari sudut pandang penonton film, bukan penonton teater secara langsung.

Anugerah Terindah akan dibintangi oleh Ayushita, Mikha Tambayong, Asmara Abigail, Dira Sugandi, Sal Priadi, dan Roy Sungkono. Tiga pemain di antara mereka baru pertama kali main dalam teater, yaitu Mikha, Sal, dan Roy.

"Jadi waktu pertama kali dikontak Teh Happy pasti senang dan tida menolak. Setelah itu dikasih tahu waktunya, persiapan sebentar banget. Itu yang lumayan jadi tekanan buat aku," kata Mikha.

Sal menambahkan, "Ketika ditanya apakah mau bergabung, langsung jawabannya adalah iya dengan semua beban yang sudah pasti terbayang ini akan jadi sesuatu yang enggak mudah."

(adp/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK