Bridgerton Bikin Penjualan Perhiasan Antik Laris Manis

CNN Indonesia | Selasa, 02/02/2021 11:12 WIB
Serial Bridgerton dilaporkan berhasil membuat penjualan perhiasan bergaya era Regency atau abad ke-18 meningkat. Serial Bridgerton dilaporkan berhasil membuat penjualan perhiasan bergaya era Regency atau abad ke-18 meningkat. (dok. Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Serial Bridgerton yang tayang di layanan streaming Netflix belum berhenti menjadi sorotan. Kali ini serial itu berhasil membuat penjualan perhiasan meningkat.

Sebagaimana dilansir The Hollywood Reporter, hal itu disampaikan situs perbelanjaan online barang mewah bernama 1stDibs yang menilai Bridgerton membuat ketertarikan terhadap perhiasan bergaya era Regency atau abad ke-18.

"Keberhasilan Bridgerton bisa dibilang menjadi alasan kami melihat lonjakan besar dalam penjualan furnitur abad ke-18 dan ke-19, perhiasan bergaya Regency, dan bahkan mode pakaian lawas dengan pinggang yang tinggi dan lengan kembung," kata Editorial Director and Director of fine art 1stDibs, Anthony Barzilay Freund.


Serial Bridgerton merupakan adaptasi dari novel bertajuk sama karya penulis Julia Quinn. Secara keseluruhan mengisahkan balada perjodohan kaum aristokrat di Inggris pada abad ke-18.

Dalam serial itu orang yang akan dijodohkan kerap datang ke berbagai pesta dansa. Mereka kerap mengenakan gaun mewah lengkap dengan perhiasan kalung, anting, gelang, dan mahkota.

Cerita serial ini fokus pada kehidupan Daphne Bridgerton (Phoebe Dynevor), putri tertua dari keluarga bangsawan Bridgerton. Ia berharap bisa mengikuti jejak orang tuanya dalam menemukan cinta sejati dan menikah.

Ia bisa dibilang sebagai sosok perempuan yang tidak tertandingi oleh perempuan lain dalam dunia perjodohan. Kala itu, era 1800-an, perjodohan antara perempuan dengan laki-laki sangat kompetitif.

Lebih lanjut, Freund mengaku kagum dengan film atau serial televisi yang terkenal dan berhasil memicu ketertarikan terhadap gaya pada suatu era tertentu. Ia juga mencontohkan dengan serial The Queen's Gambit yang membuat penjualan set papan catur meningkat.

Berdasarkan laporan Metro, eBay mengungkap bahwa pencarian permainan papan catur dalam situs itu meningkat 273 persen dalam 10 hari pertama sejak The Queen's Gambit dirilis.

Manajer Kategori Mainan eBay Inggris, Nouman Qureshi, menjelaskan bahwa peningkatan penjualan juga dipengaruhi lockdown di tengah pandemi Covid-19. Kini, kawasan Inggris memang sedang menjalani lockdown jilid dua.

The Queen's Gambit sendiri merupakan serial adaptasi dari novel bertajuk sama karya Walter Tevis. Novel itu pertama kali terbit pada 1983 dan dirilis ulang tahun 2003 silam.

Selain dua serial di atas, 1stDibs juga mencatat dari dampak serial Ratched yang berlatar waktu tahun 1947an. Penjualan perabotan meningkat 75 persen pada bulan September dan Oktober 2020 ketimbang bulan yang sama di tahun 2019.

(adp/end)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK