Willow Smith Anut Poliamori, Keluarga Buka Suara

CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 19:03 WIB
Jada Pinkett Smith menyatakan mengerti dengan keputusan putrinya, Willow Smith, menganut hubungan poliamori. Willow Smith menganut poliamori atau berpasangan lebih dari satu. (Getty Images via AFP/JERRITT CLARK)
Jakarta, CNN Indonesia --

Istri Will Smith, Jada Pinkett Smith, menyatakan mengerti dengan keputusan putrinya, Willow Smith, menganut hubungan poliamori. Penganut polyamory membolehkan pasangannya berhubungan dengan orang lain karena hal ini termasuk dari kesepakatan non-monogami.

Biasanya, penganut poliamori dan pasangannya sama-sama sepakat terkait hal tersebut sehingga dinilai berbeda dengan selingkuh atau poligami.

"Saya seperti bisa mengerti hal itu," kata Pinkett Smith.


"Ingin mengatur hidupmu sedemikian rupa supaya mendapatkan apa yang ia inginkan, menurut saya tidak apa selama niatnya jelas. Kalian mengerti yang saya maksud, kan?" tuturnya seperti dilansir CNN.

Sementara itu, respons berbeda diberikan sang nenek, Adrienne Banfield Norris. Menurutnya, pilihan Willow Smith dipengaruhi oleh hubungan badan semata. Ia turut menyinggung konseling yang dilakukan pasangan sebelum menikah bersama dengan pendeta.

"Untuk orang-orang seperti saya, ini terasa seperti semua hanya persoalan seks," tuturnya.

"Konseling karena ada aspek religius dan Tuhan di situ. Ada pembicaraan apa artinya (pernikahan) bagi kami? Apa yang ingin dibuat? Apa yang ingin dijelajahi. Semua dibahas," kata Adrienne Banfield Norris.

Namun, penilaian Adrienne Banfield Norris dibantah sang cucu. Willow Smith menyatakan sebagai satu-satunya yang menganut polamori di kalangan teman-temannya. Ia juga menjadi yang paling sedikit melakukan hubungan badan dibandingkan temannya.

"Semua soal kebebasan. Dalam kelompok, saya memiliki hubungan seks paling sedikit," ucapnya.

Hal tersebut disampaikan ketika mereka menjadi bintang tamu dalam acara Red Table Talk beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Willow Smith mengaku menganut hubungan poliamori karena kesal dengan pernikahan yang monogami.

Willow Smith menyatakan telah melakukan riset terkait poliamori, pernikahan, hingga perceraian. Berdasarkan riset itu, ia menyadari banyak perceraian terjadi karena perselingkuhan.

"Saya merasa fondasi utamanya adalah kebebasan untuk menciptakan gaya hubungan yang sesuai. Tidak hanya melangkah ke monogami karena menurut semua orang di sekitar Anda itu adalah hal yang benar," kata Willow Smith.

(chri/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK