Pemerintah Korea Buka Suara soal Kontroversi Drama Snowdrop

nly, CNN Indonesia | Selasa, 18/05/2021 10:52 WIB
Pemerintah Korea Selatan merilis pernyataan resmi, merespons kontroversi yang tengah menimpa judul drama baru, Snowdrop. Pemerintah Korea Selatan merilis pernyataan resmi, merespons kontroversi yang tengah menimpa judul drama baru, Snowdrop. (Foto: Dok JTBC via Hancinema)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kantor kepresidenan Korea Selatan atau Blue House mengeluarkan pernyataan resmi tanggapi petisi untuk membatalkan tayangan drama Snowdrop. Dalam pernyataan tersebut, Blue House mengatakan bahwa penayangan drama ini akan dilanjutkan.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat (14/5), Pemerintah Korea Selatan juga turut menanggapi polemik soal drama Joseon Exorcist yang penayangannya telah dihentikan.

"Untuk Snowdrop, stasiun penyiaran yang berencana menayangkan drama tersebut mengklaim bahwa kontroversi yang timbul di masyarakat disebabkan oleh sinopsis yang tidak lengkap dan perkenalan karakter yang ditampilkan sebagian, sehingga menghasilkan informasi yang sepihak," tulis pernyataan pemerintah Korea Selatan mengutip dari Koreaboo (17/5).


"Drama Snowdrop bukanlah drama yang meremehkan Gerakan Demokratik atau meromantisasi mata-mata. Drama ini sedang dalam produksi," lanjut pernyataan tersebut.

Pemerintah Korea Selatan tidak akan menindak siapapun, baik tim produksi drama atau yang memprotes drama tersebut. Mereka menyatakan akan terus menghargai kebebasan berpendapat di negara tersebut.

"Dalam klausul ke-4 dalam undang-undang penyiaran, kemerdekaan dan kebebasan warga dijamin negara dan karena undang-undang tersebut, regulasi atau campur tangan non-hukum tidak diperbolehkan," tulis pemerintah Korsel.

"Secara khusus, karena karya kreatif memberikan kebebasan untuk mengejar ekspresi individualistik mereka sendiri, maka hal itu adalah sesuatu yang perlu didekati dengan hati-hati."

Pemerintah Korsel menghormati pilihan tim produksi dalam membuat cerita yang akan ditampilkan ke publik.

"Pemerintah menghormati pilihan bebas dan pengendalian diri yang akan dilakukan dengan kepekaan oleh pencipta, produsen, dan konsumen terhadap konten yang menggugah publik," pungkas pemerintah Korsel dalam pernyataannya.

Namun, pemerintah Korea Selatan juga menekankan bahwa jika drama tersebut mengalami distorsi sejarah yang parah setelah ditayangkan, maka pemerintah akan mengambil sikap.

Selanjutnya, komite regulasi untuk siaran Korea Selatan akan memantau penayangan drama Snowdrop dengan cermat. Pihaknya juga mengingatkan bahwa produser juga harus bertanggung jawab penuh jika sampai ada kekeliruan dalam serial itu.

Setelah muncul pernyataan ini, drama Snowdrop yang akan menampilkan Jisoo BLACKPINK dan aktor Jung Hae-in sebagai pemeran utama tetap dilanjutkan.

Sebelumnya, drama Snowdrop mendapat kritikan keras dari warga Korea Selatan. Publik menuduh alur cerita drama tersebut meromantisasi mata-mata Korea Utara dan lanskap politik di Korea Selatan era 1980-an.

Akibatnya, warga Korea Selatan beramai-ramai membuat petisi untuk menghentikan penayangan drama Snowdrop.

Dalam petisi tersebut, disebutkan bahwa meskipun tidak terbukti ada keterlibatan Korea Utara dalam gerakan demokrasi Korea Selatan, ada klaim bahwa drama tersebut menampilkan mata-mata sebagai karakter utama.

Tak hanya itu, petisi itu juga menyinggung dugaan keterlibatan tokoh-tokoh lain dalam penyiksaan dan pembunuhan orang untuk mempercantik nama salah satu badan pemerintah Korea Selatan atau yang sekarang dikenal dengan Kementerian Keselamatan dan Perencanaan Nasional (NIS).

Menanggapi kritik yang sedang berlangsung, JTBC mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Snowdrop bukanlah drama yang meremehkan gerakan pro-demokrasi dan mengagungkan Badan Perencanaan Keamanan Nasional serta mata-mata.

Snowdrop merupakan drama komedi 'dark' yang menyindir keadaan pemilihan presiden dengan latar belakang rezim militer pada 1980-an dengan menampilkan kisah cinta sepasang muda-mudi yang menjadi korban pada saat itu.

Drama Snowdrop berlatar di Seoul pada tahun 1987 yakni tahun bersejarah bagi gerakan mahasiswa dan gerakan prodemokrasi di Korea Selatan.

Selama tahun itu, mahasiswa melakukan aksi protes terhadap pemerintah yang telah melakukan penyiksaan dan pembunuhan aktivis dan mahasiswa Park Jong-chol.

Dia ditangkap oleh pihak berwenang pada 13 Januari 1987 dan menjadi sasaran penyiksaan termasuk waterboarding. Hal itu pula yang mendorong warga Korea untuk mengadakan pemilihan presiden langsung.

Drama Snowdrop yang tayang di saluran JTBC ini dibintangi oleh Jung Hae-in yang berperan sebagai Im Soo-ho, yakni seorang mahasiswa pascasarjana yang dikisahkan berlumuran darah lalu masuk ke asrama universitas wanita.

Sementara itu Jisoo BLACKPINK membawakan peran Eun Young-cho, seorang mahasiswa yang menolong Im Soo-ho untuk menyembunyikannya dari pihak berwenang lalu mereka pun akhirnya jatuh cinta.

Drama tersebut saat ini sedang dalam proses syuting dan digadang-gadang akan tayang pada paruh kedua tahun ini.

(nly/fjr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK