Hari Buku Nasional, Fiersa Besari Sebut Koleksi Spesialnya

CNN Indonesia | Senin, 17/05/2021 19:30 WIB
Peringati Hari Buku Nasional, Fiersa menyebut salah satu buku koleksi spesialnya berjudul Rumah Kertas karangan Carlos María Domínguez. Peringati Hari Buku Nasiinal, Fiersa Besari sebut satu buku yang mengubah sudut pandangnya. (Detikcom/Muhammad Ridho)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penulis, penyanyi sekaligus pencipta lagu Fiersa Besari turut merayakan peringatan Hari Buku Nasional yang diperingati hari ini, Senin (17/5). Dalam kesempatan ini, Fiersa membagikan salah satu buku koleksi spesialnya berjudul Rumah Kertas karangan Carlos María Domínguez.

"Rumah Kertas mengubah sudut pandang saya perihal dunia buku. Menulis bukan tentang usaha menjadi populer atau lomba menjadi best seller, dan apalah artinya membaca buku jika yang kita tunjukkan hanya rangkaian koleksi buku, bukan rangkaian pemikiran? Selamat Hari Buku Nasional," tulis Fiersa dalam unggahannya.

Tak hanya itu, Fiersa juga memberikan sinopsis singkat tentang buku tersebut.


"Kisah tragis tentang seorang lelaki yang saking menggilai buku, sampai menyemen buku-bukunya dan menjadikannya pondasi rumah. Hingga suatu ketika, ia jatuh cinta, dan memutuskan ingin memberikan perempuan tersebut sebuah buku istimewa, yang ternyata ada di dalam pondasi rumahnya," tulis Fiersa.

Fiersa juga mengajak netizen untuk ikut membagikan buku favorit mereka.

"Buku tipis, cuma 76 halaman, tapi gebleknya bisa mengubah persepsi perihal buku yang tadinya saya pikir harus dicantik-cantik, menjadi harus diobrak-abrik. Oh ya, buku yang mengubah persepsimu apa, Lur? Coba share juga. Terima kasih dan sekali lagi, selamat Hari Buku Nasional," pungkasnya.

Unggahan Fiersa tersebut mendapatkan banyak tanggapan dari netizen, yang juga ikut membagikan koleksi buku favorit mereka di momen peringatan Hari Buku Nasional.

Hari Buku Nasional merupakan salah satu hari penting di Indonesia yang jatuh pada 17 Mei yakni bertepatan dengan berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 17 Mei 1980.

Peringatan Hari Buku Nasional (Harbuknas) telah berlangsung sejak 2002 setelah diresmikan pertama kali oleh Abdul Malik Fadjar selaku Menteri Pendidikan kala itu.

Pemerintah berharap momentum peringatan Hari Buku Nasional dapat menumbuhkan budaya atau meningkatkan minat membaca dan menulis (budaya literasi ) dikalangan masyarakat.

Tahun lalu, pemerintah Indonesia melalui presiden Joko Widodo mengajak masyarakat memanfaatkan masa pembatasan sosial pandemi Covid-19 dengan meluangkan waktu untuk membaca buku.

"Saat-saat seperti inilah kita Iebih punya waktu untuk membaca buku, baik buku fisik mau pun buku digital," kata di media sosial Instagram pribadinya @Jokowi.

Jokowi menyatakan saat ini masyarakat hidup dalam keterbatasan dalam menjalani keseharian di tengah pandemi Covid-19. Semua kegiatan, pertemuan, hingga ruang gerak pun terbatas.

Melihat kondisi itu, Jokowi menyatakan keterbatasan itu sebagai momentum untuk membaca banyak buku yang identik sebagai pembuka wawasan dan jendela dunia.

(nly/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK