Review Kingdom: Ashin of the North

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Sabtu, 24/07/2021 19:00 WIB
Bagi penonton yang menyaksikan Kingdom: Ashin of the North untuk melihat zombi sepertinya perlu sedikit bersabar. Review film Kingdom: Ashin of the North. (Arsip Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ekspektasi saya meningkat ketika mendengar sutradara Kim Sung-hoon mengatakan Kingdom: Ashin of the North merupakan naskah terbaik yang ditulis Kim Eun-hee dalam semesta Kingdom. Klaim itu ternyata bisa dibuktikan, setidaknya menurut penilaian saya.

Hal itu terbukti setelah menyaksikan episode spesial tersebut sampai akhir. Kim Eun-hee seolah membawa penonton pelan-pelan untuk menyaksikan kisah Ashin dan intrik politik sejumlah kelompok di sana. Ketika sudah terbawa alur ceritanya, sejumlah kejutan pun disiapkan.

Episode spesial ini mengisahkan awal mula warga Joseon menjadi zombi serta kehidupan Ashin (Jun Ji-hyun), sosok yang ditemui Lee Chang (Joo Ji-hoon) ketika ke Utara di akhir Kingdom 2. Sinopsis lengkap Kingdom: Ashin of the North bisa dibaca di sini.


Penulis Kim Eun-hee mengungkapkan kisah tersebut satu per satu secara detail dan perlahan.

Mulai dari binatang yang tidak pernah ditampilkan dalam dua musim sebelumnya, fungsi dari binatang itu sendiri di antara tiga kelompok masyarakat yakni Joseon, Seonjeoyain, dan Pajeowi (kumpulan rakyat Jurchen) yang penuh masalah, serta pembalasan dendam yang begitu manis.

Lihat Juga :
20 Tahun Spirited Away
Review Film: Spirited Away

Sehingga jelas aksi menegangkan dikejar zombi bukan menu utama dalam episode spesial ini. Tapi bukan berarti hal itu diabaikan begitu saja.

Bagi penonton yang menyaksikan Kingdom: Ashin of the North untuk melihat zombi sepertinya perlu sedikit bersabar. Let me tell you, it's worth the wait.

Sisi kemanusiaan di Kingdom: Ashin of the North bisa dibaca di halaman 2...

Menonjolkan Permasalahan Kemanusiaan

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK