CERITA DI BALIK STUDIO

Kisah 'DIY' Rich Brian Cs Garap Soundtrack Shang-Chi

CNN Indonesia | Minggu, 26/09/2021 11:49 WIB
Rich Brian, NIKI, dan Warren Hue ungkap proses penggarapan soundtrack film Shang-Chi and the Legend of the The Rings. Rich Brian, NIKI, dan Warren Hue ungkap proses penggarapan soundtrack film Shang-Chi and the Legend of the The Rings. (Foto: CNN Indonesia/ Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Film Shang-Chi and the Legend of the The Rings tak tanggung soal merepresentasikan Asia. Selain aktor dan landasan cerita, film ini juga melibatkan sejumlah musisi Asia untuk membuat album lagu tema atau soundtrack.

Tiga di antara musisi tersebut adalah Rich Brian, NIKI, dan Warren Hue. Mereka bertiga tergabung dalam 88rising, manajemen talenta sekaligus label rekaman bermarkas di New York yang fokus menaungi musisi Asia.

88rising kemudian dipercaya untuk mengerjakan album soundtrack Shang-Chi and the Legend of the Teh Rings yang disutradarai Destin Daniel Cretton.


Brian mengingat ia sudah bertemu dan berbincang dengan Destin saat menggarap album The Sailor (2019). Ia merasa Destin orang yang sangat suportif sehingga pelantun lagu Dat Stick itu sangat menghormatinya.

Pertemuan tersebut membuat Brian merasa ada koneksi dengan Destin. Ia pun merasa yakin akan ada kerja sama dengan sutradara berdarah Jepang itu di masa mendatang, namun belum tahu bentuk kerja sama yang akan terjadi.

"Destin mendatangi ke manajer saya, Sean, 'Hei, buat sesuatu untuk film Shang-Chi'. Saya kira kerja sama itu terjadi. Saya beraksi perlahan terhadap kerja sama ini, tetapi saya sangat senang," kata Brian saat jumpa media virtual beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Brian bersama NIKI dan Warren tak mendapat izin menonton Shang-Chi and the Legend of the The Rings lebih dulu untuk membuat soundtrack.

Mereka akhirnya harus berimajinasi demi membuat soundtrack yang tepat untuk adegan film itu.

[Gambas:Youtube]

Buka hanya itu, pandemi virus Corona juga menjadi kendala bagi tiga anak Indonesia ini. Mereka lebih banyak melakukan rekaman di rumah sendiri dan hanya ke studio untuk rekaman bersama bila benar-benar dibutuhkan.

"Ketika pergi ke studio kami menentukan pekerjaan secara spesifik yang harus diselesaikan dan kami harus menyelesaikan saat itu juga. Itu proses yang sangat organik dan sangat menyenangkan," kata Brian.

Hal serupa dirasakan NIKI yang banyak menyelesaikan penulisan lirik dan rekaman di ruang tamu rumahnya. Ia bahkan merekam vokal menggunakan mikrofon dengan kabel USB yang disambungkan ke laptop.

"Terasa ironis ketika kami mengerjakan soundtrack film Marvel yang sangat besar secara DIY (do it yourself), setidaknya itu berlaku bagi saya. Proses itu mengingatkan saya pada pembuatan EP pertama, menggunakan headphone di kamar," kata NIKI.

Ia melanjutkan, "Rasanya keren untuk bisa mengatakan bahwa suara saya ada di film Marvel yang besar dan hanya direkam dengan mikrofon USB di ruang tamu."

Dalam kesempatan yang sama, Warren merasa pengalaman membuat soundtrack Shang-Chi and the Legend of the The Rings sangat berharga di awal karier bermusik. Ia pun merasa terkait dengan film yang dibuat untuk merepresentasikan Asia ini.

"Kami menggunakan perspektif dan budaya kami, saya rasa (soundtrack) itu berkoneksi dengan film karena kami semua musisi Asia," kata Warren.

(adp/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK