Squid Game Disebut Dongkrak Penonton Alice in Borderland
CNN Indonesia
Kamis, 04 Nov 2021 06:25 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Squid Game disebut mendatangkan banyak penonton baru bagi Alice in Borderland di Netflix. Hal itu karena sistem algoritma dan strategi rekomendasi layanan itu. (Foto: Arsip Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --
Serial Squid Game disebut mendatangkan banyak penonton baru bagi Alice in Borderland di Netflix. Hal itu disebabkan sistem algoritma dan strategi rekomendasi layanan streaming tersebut.
Berdasarkan pantauan, judul Alice in Borderland juga masuk dalam rekomendasi tontonan ketika penonton mencari Squid Game di platform tersebut.
"Kami sangat senang melihat banyak penonton yang menemukan dan menonton Squid Game juga mulai menemukan Alice untuk pertama kalinya," kata Michael Smith, manajer Netflix Jepang seperti dilansir Variety, Selasa (2/11).
"Layanan kami mengambil koneksi ini dan mulai merekomendasikan Alice in Borderland kepada lebih banyak penonton yang belum pernah melihat serial tersebut," katanya.
Michael Smith mengatakan Netflix menyesuaikan pengalaman menonton untuk setiap penonton. Alice in Borderland, sebagai contoh, akan direkomendasikan dalam kategori serial Jepang, hasil adaptasi manga, dan serial thriller.
Namun, Smith juga menyebut tidak semua tontonan di Netflix direkomendasikan sesuai algoritma. Terkadang, kata Smith, sebuah tontonan bisa muncul tiba-tiba dan tidak sesuai algoritma.
Alice In Borderland disebut mengalami peningkatan penonton secara global belakangan ini. Serial Jepang yang dirilis pada 2010 ini kembali masuk sepuluh besar serial di lebih dari 50 negara.
Selain Squid Game dan Alice In Borderland, Smith juga mencontohkan kesuksesan drama Korea Crash Landing on You yang terjadi tanpa pemasaran prarilis.
"Ini juga menunjukkan tanpa kampanye pemasaran resmi, atau penonton yang sudah ada, film dan serial dapat menjadi hit besar di Asia dan di seluruh dunia," kata Smith.
Lanjut ke sebelah...
Squid Game merupakan drama original Netflix yang menjadi serial terlaris di layanan streaming tersebut. CNN Business beberapa waktu lalu memberitakan sekitar 111 juta akun telah menonton serial Korea itu sejak debut tayang September lalu.
Sementara itu, Alice in Borderland merupakan hasil adaptasi dari manga bergenre thriller karya HARO ASO yang awalnya diterbitkan di Weekly Shonen Sunday S / Weekly Shonen Sunday. Alice in Borderland juga sudah pernah diadaptasi menjadi video animasi pada 2014.
Alice in Borderland tayang perdana pada Desember 2020 ini mengisahkan sejumlah orang yang harus bertahan hidup dengan cara mengikuti permainan.
Hal itu terjadi setelah Tokyo, kota yang sering digambarkan penuh kesibukan banyak orang, tiba-tiba berubah menjadi seperti kota mati dalam sekejap.
Arisu, Chota, dan Karube merupakan tiga dari begitu banyak warga yang tetap ada di Tokyo saat itu. Mereka harus mengikuti dan memenangkan permainan mengancam nyawa. Apabila tidak mengikuti permainan, mereka juga akan mati.
Kreator mendapuk Kento Yamazaki (Kingdom, The Disastrous Life of Saiki K) dan Tao Tsuchiya (Library Wars: BOOK OF MEMORIES, Mare) sebagai bintang utama.
Beberapa bintang lainnya juga turut meramaikan serial ini antara lain Dori Sakurada, Aya Asahina, Shuntaro Yanagi, Yutaro Watanabe, Ayame Misaki, Mizuki Yoshida, Tsuyoshi Abe, Nobuaki Kaneko, Sho Aoyagi, dan Riisa Naka.
Pada musim tayang perdananya, serial Alice in Borderland terdiri dari 8 episode. Netflix memastikan serial ini akan berlanjut ke musim kedua walau belum mengumumkan tanggal perilisan.
Jakarta, CNN Indonesia --
Serial Squid Game disebut mendatangkan banyak penonton baru bagi Alice in Borderland di Netflix. Hal itu disebabkan sistem algoritma dan strategi rekomendasi layanan streaming tersebut.
Berdasarkan pantauan, judul Alice in Borderland juga masuk dalam rekomendasi tontonan ketika penonton mencari Squid Game di platform tersebut.
"Kami sangat senang melihat banyak penonton yang menemukan dan menonton Squid Game juga mulai menemukan Alice untuk pertama kalinya," kata Michael Smith, manajer Netflix Jepang seperti dilansir Variety, Selasa (2/11).
"Layanan kami mengambil koneksi ini dan mulai merekomendasikan Alice in Borderland kepada lebih banyak penonton yang belum pernah melihat serial tersebut," katanya.
Michael Smith mengatakan Netflix menyesuaikan pengalaman menonton untuk setiap penonton. Alice in Borderland, sebagai contoh, akan direkomendasikan dalam kategori serial Jepang, hasil adaptasi manga, dan serial thriller.
Namun, Smith juga menyebut tidak semua tontonan di Netflix direkomendasikan sesuai algoritma. Terkadang, kata Smith, sebuah tontonan bisa muncul tiba-tiba dan tidak sesuai algoritma.
Alice In Borderland disebut mengalami peningkatan penonton secara global belakangan ini. Serial Jepang yang dirilis pada 2010 ini kembali masuk sepuluh besar serial di lebih dari 50 negara.
Selain Squid Game dan Alice In Borderland, Smith juga mencontohkan kesuksesan drama Korea Crash Landing on You yang terjadi tanpa pemasaran prarilis.
"Ini juga menunjukkan tanpa kampanye pemasaran resmi, atau penonton yang sudah ada, film dan serial dapat menjadi hit besar di Asia dan di seluruh dunia," kata Smith.
Lanjut ke sebelah...
Squid Game Disebut Dongkrak Penonton Alice in Borderland
Squid Game disebut mendatangkan banyak penonton baru bagi Alice in Borderland di Netflix. Hal itu karena sistem algoritma dan strategi rekomendasi layanan itu. Foto: (dok. Netflix)
Squid Game merupakan drama original Netflix yang menjadi serial terlaris di layanan streaming tersebut. CNN Business beberapa waktu lalu memberitakan sekitar 111 juta akun telah menonton serial Korea itu sejak debut tayang September lalu.
Sementara itu, Alice in Borderland merupakan hasil adaptasi dari manga bergenre thriller karya HARO ASO yang awalnya diterbitkan di Weekly Shonen Sunday S / Weekly Shonen Sunday. Alice in Borderland juga sudah pernah diadaptasi menjadi video animasi pada 2014.
Alice in Borderland tayang perdana pada Desember 2020 ini mengisahkan sejumlah orang yang harus bertahan hidup dengan cara mengikuti permainan.
Hal itu terjadi setelah Tokyo, kota yang sering digambarkan penuh kesibukan banyak orang, tiba-tiba berubah menjadi seperti kota mati dalam sekejap.
Arisu, Chota, dan Karube merupakan tiga dari begitu banyak warga yang tetap ada di Tokyo saat itu. Mereka harus mengikuti dan memenangkan permainan mengancam nyawa. Apabila tidak mengikuti permainan, mereka juga akan mati.
Kreator mendapuk Kento Yamazaki (Kingdom, The Disastrous Life of Saiki K) dan Tao Tsuchiya (Library Wars: BOOK OF MEMORIES, Mare) sebagai bintang utama.
Beberapa bintang lainnya juga turut meramaikan serial ini antara lain Dori Sakurada, Aya Asahina, Shuntaro Yanagi, Yutaro Watanabe, Ayame Misaki, Mizuki Yoshida, Tsuyoshi Abe, Nobuaki Kaneko, Sho Aoyagi, dan Riisa Naka.
Pada musim tayang perdananya, serial Alice in Borderland terdiri dari 8 episode. Netflix memastikan serial ini akan berlanjut ke musim kedua walau belum mengumumkan tanggal perilisan.