7 Rekomendasi Film Indonesia Tahun 2016
4. Cek Toko Sebelah
Film arahan komika Ernest Prakasa ini menceritakan sebuah keluarga mengelola sebuah usaha toko kelontong.
Sang ayah, Koh Afuk (Chew Kin Wah) yang sudah tua dan lelah ingin memberikan usahanya kepada ke anak keduanya, Erwin (Ernest Prakasa).
Namun, Erwin menolak lantaran ingin melanjutkan kariernya dan sang pacar Natalie (Gisella Anastasia) tak setuju akan hal itu. Maka dari itu, anak pertama Yohan (Dio Wiyoko) mengajukan diri untuk mengambil usaha tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yohan merupakan seorang fotografer lepasan dan sudah menikah dengan Ayu (Adinia Wirasti). Koh Afuk merasa tidak suka dengan usaha Yohan dan istrinya.
Dalam film ini Ernest Prakasa mendapatkan penghargaan sebagai Sutradara Terbaik dan Aktor terbaik di ajang Festival Film Indonesia 2017. Selain itu, film Cek Toko Sebelah juga menyabet dua gelar di Festival Film Bandung 2017.
Lihat Juga : |
5. Sabtu Bersama Bapak
Film yang merupakan adaptasi dari novel karya Adhitya Mulya. Mengisahkan tentang Satya (Arifin Putra) dan Cakra (Deva Mahendra) yang selalu memutar video rekaman ayah mereka, Gunawan (Abimana Aryasatya) yang telah tiada.
Rekaman itu berisikan pesan-pesan Gunawan kepada Satya dan Cakra. Mereka selalu menyaksikan rekaman bersama dengan sang ibu Itje (Ira Wibowo) di setiap hari Sabtu.
Film arahan Monty Tiwa ini memenangkan sejumlah penghargaan dari berbagai ajang film, seperti Film Festival Bandung 2016, Piala Maya 2016, dan Indonesia Movie Actors Awards 2017.
6. Surat dari Praha
Rekomendasi film Indonesia tahun 2016 Surat dari Praha (Foto: Dok. Visinema Pictures) |
Sebuah film besutan sutradara Angga Dwimas Sasongko ini menceritakan pencarian Larasati (Julie Estelle) akan mantan tunangan dari mendiang ibunya, Sulastri (Widyawati).
Sebelum meninggal, Sulastri meninggalkan sebuah wasiat berupa sebuah kotak dan sepucuk surat untuk Jaya (Tio Pakusadewo). Jaya tinggal di Praha dan tak pernah kembali ke Indonesia selama puluhan tahun akibat situasi politik.
Selama ini, Larasati dan Sulastri tak pernah memiliki hubungan yang harmonis hingga akhirnya ia menuding Jaya sebagai salah satu penyebabnya.
7. Ini Kisah Tiga Dara
Film Ini Kisah Tiga Dara terinsipirasi dari drama musikal karya sutradara Usmar Ismail berjudul Tiga Dara. Kisahnya mengikuti kehidupan tiga perempuan bersaudara yaitu Gendis (Shanty), Ella (Tara Basro), dan Bebe (Tatyana Akman).
Ketiganya hidup bersama dengan sang ayah, Krisna (Ray Sahetapy) dan tinggal di Flores. Mereka ingin meneruskan keinginan terakhir mendiang ibunya untuk membuka sebuah hotel.
Kepribadian ketiganya sangat berbeda. Gendis sebagai anak sulung mendapat sorotan dari Oma (Titiek Puspa) karena usianya yang sudah berkepala tiga tetapi belum juga menikah.
Film Indonesia ini tayang perdana pada 1 September 2016. Nia Dinata sebagai produser sekaligus penulis mengembangkan naskah karya Usmar Ismail lebih kekinian.
(auz/fef)[Gambas:Video CNN]
Menonton film menjadi salah satu kegiatan yang bisa dilakukan saat sedang bersantai di akhir pekan. Rasa bingung menghampiri saat memilih film apa yang akan ditonton.
CNNIndonesia.com merangkum rekomendasi film Indonesia yang rilis pada tahun 2016. Film Indonesia pada saat itu sangat bervariasi dari segi tema dan cerita, sehingga penonton tidak akan merasa bosan. Berikut daftar film Indonesia tahun 2016.
Lihat Juga : |
1. Warkop DKI Reborn
Rekomendasi film Indonesia tahun 2016 Warkop DKI Reborn (Foto: Dok. Falcon Pictures) |
Grup lawak legendaris Warkop DKI dihidupkan kembali oleh sutradara Anggy Umbara. Film ini merupakan adaptasi beberapa film yang dibintangi oleh Dono, Kasino, dan Indro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam film ini, Dono diperankan oleh Abimana Aryasatya, Kasino diperankan oleh Vino G. Sebastian, dan Indro diperankan oleh Tora Sudiro.
Film ini menceritakan kekonyolan tiga sekawan ini selama menjadi pekerja di sebuah organisasi keamanan yang bernama CHIIPS (Cara Hebat Ikut Ikutan Pelayanan Sosial).
Petualangan mereka dimulai saat Pak Boss (Ence Bagus) meminta ketiganya untuk melakukan sebuah tugas dengan Sophie yang merupakan anggota CHIIPS perwakilan dari Paris.
Saat menjalankan tugasnya bersama Sophie, rentetan kesialan mereka makin menjadi-jadi. Hingga akhirnya ketiganya terancam dipenjara.
Tak mau dipenjara, ketiganya mencari segala cara untuk membayar denda. Awalnya meminta kepada Paman Selamet (Tarzan), namun uang yang diberikan palsu hingga akhirnya mendapatkan sebuah buku yang berisikan petunjuk mendapatkan harta karun di Malaysia.
Film ini rilis pada 8 September 2016, dalam 22 hari penayangannya meraih 6,5 juta penonton dan masuk ke dalam film Indonesia terlaris sepanjang masa.
2. My Stupid Boss
Rekomendasi film Indonesia tahun 2016 My Stupid Boss (Foto: CNN Indonesia/Agniya Khoiri) |
Kisah ini diawali tentang Diana (Bunga Citra Lestari) pindah ke Malaysia karena mengikuti suaminya, Dika (Alex Abbad). Tak betah menganggur, Diana mencari pekerjaan dan Dika memberikan rekomendasi salah satu perusahaan milik temannya.
Keseruan kisah Diana pun dimulai saat dia diterima dan bekerja di perusahaan tersebut. Perusahaan ini dipimpin oleh pria bertubuh gendut dengan kepala setengah botak asal Indonesia.
Pria tersebut kerap dipanggil Bossman (Reza Rahadian) oleh karyawannya. Bagi Diana, Bossman sangat menyebalkan karena sifat jahil, pelit, dan selalu merasa benar.
Film ini masuk daftar nominasi Festival Film Indonesia 2016. Akting Reza Rahadian di film ini pun diapresiasi hingga mendapatkan Aktor Utama Terbaik.
3. Ada Apa Dengan Cinta 2
Rekomendasi film Indonesia tahun 2016 Ada Apa Dengan Cinta 2 (Foto: Dok. Miles Film) |
Film ini merupakan kelanjutan kisah romantis antara Cinta dan Rangga. Awal kisah menceritakan Cinta (Dian Sastrowardoyo) putus dengan Rangga (Nicholas Saputra) dan berhasil move on hingga akhirnya ia bertunangan dengan Trian (Ario Bayu).
Cinta bersama ketiga sahabatnya Karmen (Adinia Wirasti), Milly (Sissy Priscillia), dan Maura (Titi Kamal) memutuskan untuk berlibur ke Yogyakarta.
Singkat cerita, Cinta bertemu dengan Rangga di Yogyakarta secara tidak sengaja. Maksud dari kemunculan Rangga di sana adalah mencari keberadaan sang ibu.
Selama di Yogyakarta, Cinta dan Rangga pergi bersama dan menceritakan kehidupan mereka masing-masing setelah hubungan mereka putus.
Film ini rilis 28 April 2016 dan mendapatkan banyak apresiasi oleh banyak penonton di bioskop. Banyak yang menilai bahwa sekuel kedua AADC ini lebih sukses dibandingkan yang pertama.
Film Indonesia tahun 2016 lainnya lanjut di halaman sebelah...
Film Indonesia Tahun 2016
Rekomendasi film Indonesia tahun 2016 Cek Toko Sebelah (Foto: Dok. Starvision via imdb.com)
4. Cek Toko Sebelah
Film arahan komika Ernest Prakasa ini menceritakan sebuah keluarga mengelola sebuah usaha toko kelontong.
Sang ayah, Koh Afuk (Chew Kin Wah) yang sudah tua dan lelah ingin memberikan usahanya kepada ke anak keduanya, Erwin (Ernest Prakasa).
Namun, Erwin menolak lantaran ingin melanjutkan kariernya dan sang pacar Natalie (Gisella Anastasia) tak setuju akan hal itu. Maka dari itu, anak pertama Yohan (Dio Wiyoko) mengajukan diri untuk mengambil usaha tersebut.
Yohan merupakan seorang fotografer lepasan dan sudah menikah dengan Ayu (Adinia Wirasti). Koh Afuk merasa tidak suka dengan usaha Yohan dan istrinya.
Dalam film ini Ernest Prakasa mendapatkan penghargaan sebagai Sutradara Terbaik dan Aktor terbaik di ajang Festival Film Indonesia 2017. Selain itu, film Cek Toko Sebelah juga menyabet dua gelar di Festival Film Bandung 2017.
Lihat Juga : |
5. Sabtu Bersama Bapak
Film yang merupakan adaptasi dari novel karya Adhitya Mulya. Mengisahkan tentang Satya (Arifin Putra) dan Cakra (Deva Mahendra) yang selalu memutar video rekaman ayah mereka, Gunawan (Abimana Aryasatya) yang telah tiada.
Rekaman itu berisikan pesan-pesan Gunawan kepada Satya dan Cakra. Mereka selalu menyaksikan rekaman bersama dengan sang ibu Itje (Ira Wibowo) di setiap hari Sabtu.
Film arahan Monty Tiwa ini memenangkan sejumlah penghargaan dari berbagai ajang film, seperti Film Festival Bandung 2016, Piala Maya 2016, dan Indonesia Movie Actors Awards 2017.
6. Surat dari Praha
Rekomendasi film Indonesia tahun 2016 Surat dari Praha (Foto: Dok. Visinema Pictures) |
Sebuah film besutan sutradara Angga Dwimas Sasongko ini menceritakan pencarian Larasati (Julie Estelle) akan mantan tunangan dari mendiang ibunya, Sulastri (Widyawati).
Sebelum meninggal, Sulastri meninggalkan sebuah wasiat berupa sebuah kotak dan sepucuk surat untuk Jaya (Tio Pakusadewo). Jaya tinggal di Praha dan tak pernah kembali ke Indonesia selama puluhan tahun akibat situasi politik.
Selama ini, Larasati dan Sulastri tak pernah memiliki hubungan yang harmonis hingga akhirnya ia menuding Jaya sebagai salah satu penyebabnya.
7. Ini Kisah Tiga Dara
Film Ini Kisah Tiga Dara terinsipirasi dari drama musikal karya sutradara Usmar Ismail berjudul Tiga Dara. Kisahnya mengikuti kehidupan tiga perempuan bersaudara yaitu Gendis (Shanty), Ella (Tara Basro), dan Bebe (Tatyana Akman).
Ketiganya hidup bersama dengan sang ayah, Krisna (Ray Sahetapy) dan tinggal di Flores. Mereka ingin meneruskan keinginan terakhir mendiang ibunya untuk membuka sebuah hotel.
Kepribadian ketiganya sangat berbeda. Gendis sebagai anak sulung mendapat sorotan dari Oma (Titiek Puspa) karena usianya yang sudah berkepala tiga tetapi belum juga menikah.
Film Indonesia ini tayang perdana pada 1 September 2016. Nia Dinata sebagai produser sekaligus penulis mengembangkan naskah karya Usmar Ismail lebih kekinian.
Rekomendasi film Indonesia tahun 2016 Surat dari Praha (Foto: Dok. Visinema Pictures)
Rekomendasi film Indonesia tahun 2016 Warkop DKI Reborn (Foto: Dok. Falcon Pictures)
Rekomendasi film Indonesia tahun 2016 My Stupid Boss (Foto: CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Rekomendasi film Indonesia tahun 2016 Ada Apa Dengan Cinta 2 (Foto: Dok. Miles Film)